Indeks
Cerita Kita
Tuesday, June 9, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy Activity

B. Braun Produksi Alat Infus Berteknologi Tinggi di Karawang, Kantongi Sertifikasi ISO Internasional

Ditulis oleh Andi Mardana
9 June 2026 wi
in Activity, Healthy
B. Braun Produksi Alat Infus Berteknologi Tinggi di Karawang, Kantongi Sertifikasi ISO Internasional_womanindonesia.co.id

Istimewa

76
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Teknologi Jerman Dibuat di Karawang: Langkah Besar B. Braun untuk Keselamatan Pasien Indonesia

Womanindonesia.co.id – Ada sebuah ironi yang selama ini diam-diam menghantui dunia kesehatan Indonesia: alat medis berteknologi tinggi yang menentukan hidup dan mati pasien, hampir semuanya diimpor. Ketika rantai pasok global terganggu – seperti yang dunia rasakan beberapa tahun lalu rumah sakit pun ikut ketar-ketir.

B. Braun Indonesia tampaknya memutuskan bahwa sudah waktunya ironi itu diakhiri.

Pada Juni 2026, perusahaan teknologi medis asal Jerman yang beroperasi lebih dari 60 tahun di pasar global itu secara resmi memulai produksi lokal seri Compactplus di fasilitas manufakturnya di Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Ini bukan sekadar perpindahan lokasi produksi. Ini adalah pernyataan strategis: bahwa teknologi medis berstandar dunia kini bisa dan seharusnya diproduksi di tanah Indonesia.

Satu Kesalahan Dosis Bisa Mengubah Segalanya

Sebelum memahami mengapa produk ini penting, perlu dipahami masalah yang coba diselesaikannya.

Di lingkungan rumah sakit yang sibuk, medication error – kesalahan pemberian obat – adalah salah satu insiden paling sering terjadi dan paling berbahaya. Dosis yang terlalu tinggi, laju infus yang keliru, atau pencatatan yang terlewat bisa berujung pada komplikasi serius, bahkan kematian. Bukan karena tenaga medisnya tidak kompeten, tetapi karena sistem yang mereka gunakan tidak cukup melindungi mereka dari kesalahan manusiawi.

Di sinilah seri Compactplus – yang mencakup Infusomat® Compactplus, Infusomat® Compactplus P, dan Perfusor® Compactplus – hadir dengan proposisi yang kuat.

Keunggulan utamanya terletak pada fitur Drug Library: sebuah sistem digital terintegrasi yang memastikan setiap pemberian obat terjadi dengan dosis yang akurat. Tidak ada tebakan, tidak ada konversi manual yang rawan salah hitung. Perangkat ini juga terhubung penuh dengan Electronic Medical Record (EMR) rumah sakit melalui platform OneViewPlus — memungkinkan tenaga medis memantau terapi pasien secara real-time, melakukan dokumentasi otomatis, dan memperbarui data medis dari jarak jauh tanpa harus menganggu istirahat pasien.

Semua data terkirim secara otomatis. Koordinasi antar-tim medis menjadi lebih rapi. Risiko kesalahan manusia berkurang drastis.

Standar Jerman, Dibuat di Karawang

Yang menjadikan pengumuman ini lebih dari sekadar berita bisnis biasa adalah komitmen kualitas yang menyertainya.

Fasilitas produksi B. Braun di Cikampek telah berhasil meraih sertifikasi ISO 13485:2016 — standar internasional untuk sistem manajemen mutu perangkat medis – setelah melewati audit ketat oleh TÜV SÜD, lembaga sertifikasi teknis terkemuka dari Jerman. Artinya, setiap unit Compactplus yang keluar dari Karawang melewati proses kontrol kualitas yang identik dengan produk yang diproduksi di fasilitas B. Braun di Eropa.

Rainer Ruppel, Presiden Direktur B. Braun Indonesia, menegaskan makna strategis dari langkah ini.

“Indonesia adalah pasar prioritas bagi B. Braun. Kehadiran Compactplus yang diproduksi secara lokal merupakan wujud nyata transfer teknologi global kami untuk mendukung digitalisasi rumah sakit di Indonesia. Sertifikasi ISO 13485 menjamin bahwa setiap unit yang diproduksi di fasilitas Cikampek memenuhi standar keamanan dan kualitas yang identik dengan produk B. Braun global lainnya,” katanya.

Pernyataan itu bukan basa-basi. Di baliknya berdiri dua sertifikasi tambahan yang memastikan kepatuhan operasional penuh: CPOB (Cara Produksi Obat yang Baik / GMP) dari Badan POM RI, dan CDAKB dari Kementerian Kesehatan RI – dua syarat wajib yang memastikan keamanan dan mutu setiap perangkat yang diproduksi.

Meringankan Beban Perawat di Garis Terdepan

Di balik setiap angka dan sertifikasi, ada wajah nyata yang paling merasakan dampaknya: para perawat.

Mereka adalah garis terdepan perawatan pasien – yang harus mengelola puluhan pasien sekaligus, mencatat data, menyesuaikan dosis, dan tetap responsif dalam kondisi darurat. Setiap menit yang terbuang untuk administrasi manual adalah menit yang tidak bisa mereka gunakan untuk berada di sisi pasien.

Compactplus dirancang dengan antarmuka pengguna yang intuitif dan panduan visual di layar, menyederhanakan pengoperasian perangkat sekaligus mengurangi beban administratif secara signifikan. Filosofi desainnya sederhana namun berdampak besar: biarkan teknologi mengurus dokumentasinya, agar perawat bisa fokus pada hal yang paling penting – merawat manusia.

Lebih dari 40 Persen Komponen Lokal

Dimensi lain yang tidak kalah penting adalah kontribusi terhadap industri medis nasional.

Seri Compactplus yang diproduksi di Cikampek telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% hingga 46% – melampaui ambang batas minimum yang ditetapkan pemerintah. Angka ini bukan sekadar formalitas regulasi. Ia mencerminkan sejauh mana rantai pasok, tenaga kerja, dan nilai ekonomi dari produksi alat medis ini mengakar di dalam negeri.

Dalam konteks agenda besar kemandirian industri kesehatan nasional – yang semakin kencang dibicarakan pasca-pandemi – pencapaian TKDN seperti ini adalah bukti bahwa kemandirian itu bukan utopia. Ia bisa dimulai dari satu fasilitas produksi di Karawang, dengan standar yang tidak dikompromikan.

Indonesia adalah pasar kesehatan terbesar keempat di dunia berdasarkan jumlah penduduk. Namun selama ini, porsi terbesarnya justru dinikmati oleh produk impor. Setiap rupiah yang dibayarkan untuk alat medis asing adalah rupiah yang tidak berputar di dalam ekosistem industri dalam negeri.

Langkah B. Braun ini membuka preseden: bahwa perusahaan medis global bisa dan seharusnya mentransfer tidak hanya produknya, tetapi juga teknologi dan standar kualitasnya ke Indonesia. Dan bahwa “produksi lokal” tidak harus identik dengan kualitas yang lebih rendah.

Bagi pasien yang berbaring di ranjang rumah sakit, mengandalkan infus yang mengalir dengan dosis yang tepat, pertanyaannya bukan di mana alat itu dibuat. Pertanyaannya adalah: apakah alat itu bisa dipercaya?

Dengan standar ISO Jerman yang kini hadir dari Karawang, jawabannya mulai lebih meyakinkan dari sebelumnya.

Recommended By Editor

Siloam Orthovolution 2026 dan Masa Depan Layanan Tulang di Indonesia

Waspada! Rokok Elektrik Berpotensi Menumbuhkan Sel Kanker

Sinergi Guardian, Kenvue, dan Kemenkes Dukung Penurunan Prevalensi Perokok

HFMD Bukan Sekadar Ruam Biasa, Ini yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Terlambat


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share30Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Siloam Orthovolution 2026 dan Masa Depan Layanan Tulang di Indonesia_womanindonesia.co.id
Activity

Siloam Orthovolution 2026 dan Masa Depan Layanan Tulang di Indonesia

53 minutes ago
Waspada! Rokok Elektrik Berpotensi Menumbuhkan Sel Kanker_womanindonesia.co.id
Activity

Waspada! Rokok Elektrik Berpotensi Menumbuhkan Sel Kanker

3 days ago
Sinergi Guardian, Kenvue, dan Kemenkes Dukung Penurunan Prevalensi Perokok_womanindonesia.co.id
Activity

Sinergi Guardian, Kenvue, dan Kemenkes Dukung Penurunan Prevalensi Perokok

6 days ago
HFMD Bukan Sekadar Ruam Biasa — Ini yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Terlambat_Womanindonesia.co.id
Activity

HFMD Bukan Sekadar Ruam Biasa, Ini yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Terlambat

1 week ago
Stres Finansial Masih Hantui 66% Masyarakat Indonesia, FWD Hadirkan FWD Income Prosperity_womanindonesia.co.id
Financial

Stres Finansial Masih Hantui 66% Masyarakat Indonesia, FWD Hadirkan FWD Income Prosperity

2 weeks ago
Kenali Dermatitis Atopik dan Cara Merawatnya dengan Tepat_Womanindonesia.co.id
Activity

Kenali Dermatitis Atopik dan Cara Merawatnya dengan Tepat

3 weeks ago

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist