Indeks
Cerita Kita
Saturday, January 17, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy Food

Bahaya Kekurangan Vitamin D pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Andi Mardana
3 December 2025 wi
in Food, Healthy
Bahaya Kekurangan Vitamin D pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya_womanindonesia.co.id

Foto Andi Mardana

76
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Womanindonesia.co.id – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi selama kehamilan, defisiensi vitamin D masih menjadi salah satu masalah kesehatan ibu hamil yang jarang disadari. Padahal, menurut berbagai literatur dan temuan klinis, kekurangan vitamin D pada ibu hamil dapat memengaruhi kualitas kehamilan, perkembangan janin, hingga kesehatan bayi setelah lahir.

Meski hidup di negara tropis, penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki kadar vitamin D di bawah batas ideal 30 ng/mL. Pada ibu hamil, risikonya bahkan lebih tinggi.
Gaya hidup minim paparan matahari, pola makan kurang protein hewani, serta aktivitas lebih banyak di dalam ruangan menjadi faktor utama penyebab defisiensi.

Group Marketing Head PT Kalbe Farma Tbk, apt. Maria Stefani, MM., menegaskan bahwa ibu hamil merupakan kelompok yang harus mendapat perhatian khusus.

“Ibu hamil di Indonesia banyak mengalami defisiensi vitamin D, padahal vitamin D membantu tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, antara lain untuk perkembangan tulang dan otak janin, menurunkan risiko pre-eklampsia, serta menjaga kekuatan imunitas ibu, terutama pada 1000 HPK,” ujarnya saat edukasi “D’Forum: The Miracle of Vitamin D”, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bersama brand Prove D3 di Jakarta, Rabu (3/12).

Dampak Serius Kekurangan Vitamin D pada Ibu dan Janin

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Merry Amelya Puspita Sidabutar, Sp.OG, menjelaskan bahwa vitamin D berperan besar dalam seluruh proses reproduksi dan kehamilan.

“Vitamin D memiliki peran esensial dalam mendukung sistem reproduksi dan kehamilan yang sehat. Sayangnya, banyak ibu tidak menyadari bahwa kebutuhannya meningkat mulai dari program hamil hingga menyusui,” tuturnya.

Berikut beberapa dampak kekurangan vitamin D pada ibu hamil:

1. Risiko Pre-eklampsia dan Hipertensi Kehamilan Meningkat

Ibu dengan defisiensi vitamin D lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan pre-eklampsia akibat kualitas plasenta yang tidak optimal. Kondisi ini dapat membahayakan ibu dan janin, termasuk risiko persalinan prematur.

2. Pertumbuhan Janin Terhambat

Kekurangan vitamin D pada ibu dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, gangguan perkembangan tulang, serta risiko alergi di kemudian hari.

3. Gangguan Fertilitas Sebelum Kehamilan

Vitamin D memengaruhi kualitas telur, siklus menstruasi, dan proses implantasi embrio. Pada pasien dengan PCOS atau endometriosis, kadar vitamin D yang rendah dapat memperparah gangguan kesuburan.

4. Penurunan Imunitas dan Kesehatan Mental Ibu

Vitamin D berpengaruh pada sistem imun dan fungsi saraf. Defisiensi dapat membuat ibu mudah sakit, mudah lelah, bahkan rentan mengalami mood swing dan depresi.

“Bahkan untuk mood juga berpengaruh. Vitamin D mempengaruhi saraf, kognitif, sampai suasana hati,” jelas dr. Merry.

Risiko Defisiensi Vitamin D yang Diturunkan ke Bayi

Dampaknya tidak berhenti pada masa kehamilan. Kekurangan vitamin D yang dialami ibu akan memengaruhi kondisi bayinya kelak.
Dokter Spesialis Anak, dr. Caessar Pronocitro, Sp.A, M.Sc., mengungkapkan:

“Anak yang kadar vitamin D-nya rendah lebih rentan alergi, autoimun, dan infeksi. Di sel saraf dan otak juga banyak reseptor vitamin D, artinya vitamin D berperan pada kecerdasan dan perkembangan.”

Bayi dengan cadangan vitamin D rendah berisiko mengalami:

  • Tulang lunak dan kelemahan otot
  • Keterlambatan perkembangan motorik
  • Stunting
  • Infeksi saluran pernapasan berulang

Karena cadangan vitamin D yang diturunkan dari ibu hanya bertahan 50–60% di bulan pertama kehidupan, pemenuhan vitamin D sejak dini menjadi sangat penting.

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin D pada Ibu Hamil

1. Pemeriksaan Kadar Vitamin D Sejak Program Hamil

Pemeriksaan rutin menjadi langkah awal menilai kebutuhan suplementasi.
“Di Eropa, yang dicek bukan hanya USG. Mereka cek nutrisi dulu,” jelas dr. Merry.

2. Konsumsi Suplemen Vitamin D Sesuai Anjuran Dokter

Kebutuhan vitamin D pada ibu hamil bisa mencapai 1000–2000 IU per hari, bahkan lebih tinggi pada yang mengalami defisiensi.
Prove D3 menyediakan dosis bervariasi, mulai dari 400 IU untuk bayi hingga 5000 IU untuk dewasa dan kondisi defisiensi.

3. Pola Makan Kaya Vitamin D

Meski asupan makanan saja tidak cukup, konsumsi sumber vitamin D tetap diperlukan, seperti:

  • Ikan salmon, tuna, mackerel
  • Telur
  • Sereal fortifikasi
  • Jamur shiitake

4. Gaya Hidup Aktif dan Paparan Matahari Secukupnya

Paparan sinar UVB sebelum pukul 10 pagi dapat membantu pembentukan vitamin D, namun tetap harus memperhatikan risiko kulit.

5. Perbaikan Gaya Hidup Menjelang Kehamilan

Mengurangi makanan tinggi gula, menghindari polusi berat logam, serta meningkatkan aktivitas fisik terbukti membantu meningkatkan kadar vitamin D dan kualitas kehamilan.

Public figure Asmirandah, yang menjalani program IVF, juga menekankan pentingnya vitamin D dalam keberhasilan kehamilan.

“Saat menjalani program kehamilan hingga setelah melahirkan, aku rutin konsumsi Prove D3 karena berperan penting bagi perkembangan tulang, imunitas, dan kesehatan janin, sekaligus membantu pemulihan dan daya tahan ibu,” ujarnya.

Pengalamannya menunjukkan bahwa banyak perempuan perlu lebih peka terhadap kebutuhan nutrisi sejak merencanakan kehamilan.

Kekurangan vitamin D pada ibu hamil bukan hanya berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga memengaruhi tumbuh kembang janin hingga masa depan anak. Dengan pemeriksaan rutin, pola hidup sehat, dan suplementasi yang tepat, defisiensi ini dapat dicegah sejak dini.

Edukasi seperti yang dihadirkan Kalbe melalui Prove D3 menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu di Indonesia – agar perjalanan kehamilan lebih sehat, aman, dan terencana, serta memastikan generasi masa depan tumbuh dengan optimal.

Recommended By Editor

Cacar Api Bisa Menyerang Diam-diam, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan Dewasa

SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Kesehatan Keluarga Lewat Layanan Kesehatan Primer

Crystalin Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Dukung Basket Nasional Lewat IBL

Strategi Kacamatamoo Membangun Kepuasan Pelanggan dan Memperluas Jaringan Bisnis


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share30Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Cacar Api Bisa Menyerang Diam-diam, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan Dewasa_womanindonesia.co.id
Activity

Cacar Api Bisa Menyerang Diam-diam, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan Dewasa

3 hours ago
SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Kesehatan Keluarga Lewat Layanan Kesehatan Primer_womanindonesia.co.id
Activity

SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Kesehatan Keluarga Lewat Layanan Kesehatan Primer

2 days ago
Crystalin Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Dukung Basket Nasional Lewat IBL_womanindonesia.co.id
Healthy

Crystalin Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Dukung Basket Nasional Lewat IBL

3 days ago
Strategi Kacamatamoo Membangun Kepuasan Pelanggan dan Memperluas Jaringan Bisnis_Womanindonesia.co.id
Fashion

Strategi Kacamatamoo Membangun Kepuasan Pelanggan dan Memperluas Jaringan Bisnis

3 weeks ago
MY BABY Dorong Pengakuan Sosial atas Kerja Emosional Ibu Lewat Kampanye #HanyaIbuYangBisa_Womanindonesia.co.id
Activity

MY BABY Dorong Pengakuan Sosial atas Kerja Emosional Ibu Lewat Kampanye #HanyaIbuYangBisa

4 weeks ago
TOMS Community Gathering di salah satu store Jakarta - Indonesia
Activity

TOMS Gelar Community Gathering di Pondok Indah Mall 2, Perkuat Kampanye #PurchaseWithPurpose di Indonesia

4 weeks ago
Next Post
REIWA Perkenalkan Mesin Cuci & Water Dispenser Generasi Baru untuk Rumah Tangga Modern, Praktis dan Efisien

REIWA Perkenalkan Mesin Cuci & Water Dispenser Generasi Baru untuk Rumah Tangga Modern, Praktis dan Efisien

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist