Womanindonesia.co.id – Clairmont tak lagi sekadar identik dengan cake premium untuk momen perayaan. Di awal 2026 ini, brand kuliner yang telah hadir sejak 1997 tersebut menunjukkan sisi barunya – lebih segar, lebih dekat dengan gaya hidup masa kini, dan lebih berani bereksperimen. Pembukaan outlet ke-11 Clairmont di Bintaro Freshmart, Tangerang Selatan, menjadi penanda penting: untuk pertama kalinya, toko kue ini menghadirkan kopi dan jamu langsung di dalam store.
Langkah ini bukan sekadar menambah menu, tetapi memperluas makna Clairmont sebagai bagian dari keseharian. Dari yang sebelumnya hadir di momen spesial, kini toko kue ini ingin menemani rutinitas ngopi santai, ngemil cookies hangat, hingga menikmati jamu sebagai pilihan minuman sehat.
Store ke-11 Clairmont: Awal Babak Baru

Outlet Bintaro Freshmart menjadi ruang uji coba yang penting bagi bran ini. Di sinilah berbagai inovasi baru diperkenalkan sekaligus diuji respons pasarnya. Mulai dari soft bake cookies, menu kopi pertamanya, hingga varian jamu yang dirancang agar tetap relevan dengan selera generasi muda.
“Kita hari ini juga launching produk baru, benar-benar baru di store ini,” ungkap Benny Danjaya, Brand Manager Clairmont di Bintaro, Rabu (14/1). “Ini store pertama juga kita jual coffee dan jamu.”
Tak berhenti di situ, toko kue ini juga memperkenalkan soft bake cookies dengan delapan varian rasa. Signature chocolate, Belgian chocolate, hingga matcha menjadi andalan, dengan karakter tekstur lembut yang berbeda dari cookies pada umumnya.

Soft bake cookies Clairmont dibanderol mulai dari Rp27.000, dengan opsi bundling menarik selama periode pembukaan. Konsumen bisa menikmati promo beli 3 gratis 1 dengan varian yang bisa dipilih sesuai selera.
Cookies ini dirancang sebagai camilan personal mudah dinikmati sendiri, namun juga cocok dipadukan dengan minuman hangat. Bagi Clairmont, cookies bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman baru yang ingin dibangun di store ini.
Varian Kopi
Masuk ke ranah kopi menjadi langkah strategis berikutnya. Toko kue premium ini menghadirkan tiga pilihan: hazelnut coffee, latte, dan black coffee. Seluruh kopi menggunakan biji hasil kolaborasi dengan Gamino Coffee, dengan penyesuaian resep khusus agar selaras dengan karakter Clairmont.
“Beans-nya dari Gamino, tapi ada beberapa adjustment di ingredient dan resep,” jelas pihak Clairmont. Harga kopi pun dibuat sangat terjangkau, mulai dari Rp29.000, sehingga mudah dipadukan dengan cookies atau cake.
Hazelnut coffee menjadi varian yang paling disorot aromatik, ringan, dan ramah untuk penikmat kopi kasual.
Jamu sebagai Lifestyle, Bukan Sekadar Tradisi

Yang paling menarik perhatian tentu kehadiran jamu. Bagi Clairmont, jamu bukan sekadar minuman tradisional, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang kini semakin diminati.
“Kita lihat lifestyle healthy itu semakin meningkat. Orang makin care olahraga, hidup sehat, dan mulai mengurangi junk food,” ujar perwakilan Clairmont. “Makanya kita mau coba juga.”
Di tahap awal, Clairmont menghadirkan empat varian jamu, dengan harga mulai dari Rp27.000—lebih terjangkau dibanding kopi. Varian seperti kunyit asam dan serai dipilih karena rasanya lebih ringan, masih memiliki sentuhan manis, dan tidak terlalu pahit.
“Kenapa milih itu? Karena itu yang paling common dan masih masuk ke anak muda. Kita mau yang nggak terlalu tradisional banget,” tambahnya.
Jamu Clairmont juga mudah dipadukan dengan dry cake seperti marble cake atau chocolate cake, menjadikannya alternatif pairing yang tak terduga namun menyenangkan.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan, Clairmont Bintaro Freshmart menghadirkan berbagai promo menarik. Selama 14–25 Januari 2026, konsumen bisa menikmati diskon hingga 50% untuk whole cake—dari harga normal Rp299.000 menjadi sekitar seratus ribuan.
Promo ini berlaku terbatas dan menjadi kesempatan bagi pelanggan lama maupun baru untuk mencicipi berbagai menu bestseller Clairmont, mulai dari Choco Ivory, Red Velvet, Triple Chocolate, hingga Pistachio Kunafa.
Sebagai brand yang telah berdiri lebih dari dua dekade, Clairmont menyadari tantangan untuk tetap relevan. Inovasi kopi, jamu, dan konsep dine-in menjadi bagian dari upaya menjangkau generasi yang lebih muda, tanpa meninggalkan DNA premium yang telah dibangun.
“Clairmont ini kan sudah terlalu established. Kita pengen attach juga ke generasi muda,” jelas pihak manajemen. Ke depan, Clairmont bahkan membuka peluang untuk brand extension ke restoran, dengan konsep yang menggabungkan makanan tradisional, western, hingga Japanese food.
Rencananya, Clairmont menargetkan pembukaan hingga 10 store sepanjang 2026, termasuk showroom, restoran besar, dan pengembangan menu minuman yang lebih variatif.
Bagi Clairmont, jamu dan kopi bukan sekadar tambahan menu. Keduanya adalah simbol transformasi tentang bagaimana sebuah brand lokal legendaris terus bergerak, beradaptasi, dan tetap relevan di tengah perubahan gaya hidup. Dari cake untuk perayaan, kini Clairmont siap menjadi bagian dari rutinitas harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








