Edukasi seks menjadi fondasi penting dalam membangun Hubungan pasangan modern yang sehat, nyaman, dan bertanggung jawab, melalui komunikasi terbuka dan kesadaran proteksi diri.
Womanindonesia.co.id – Di tengah gaya hidup urban yang semakin terbuka, pasangan modern kini dihadapkan pada tantangan baru dalam membangun hubungan yang sehat. Kedekatan emosional saja tidak cukup, dibutuhkan pemahaman yang tepat mengenai edukasi seks, proteksi diri, serta komunikasi yang jujur agar kenyamanan dan rasa saling menghargai dapat terjaga.
Sayangnya, edukasi seks masih kerap dipandang sebagai topik tabu. Padahal, pemahaman ini justru menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan yang dewasa dan bertanggung jawab. Melihat realitas tersebut, Okamoto Industries menghadirkan pendekatan edukasi seks yang lebih relevan bagi pasangan modern, dengan bahasa yang ringan, inklusif, dan tidak menghakimi.
Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd., Holly Kwan, menekankan bahwa sex education seharusnya menjadi bagian alami dalam perjalanan sebuah hubungan.
“Pasangan modern semakin sadar bahwa hubungan yang sehat dibangun dari rasa nyaman dan tanggung jawab bersama. Edukasi seks membantu pasangan memahami bahwa proteksi bukan penghalang kedekatan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan pasangan,” jelas Holly dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/2).
Pendekatan edukatif ini menjadi penting agar pasangan dapat mendiskusikan kebutuhan, batasan, dan preferensi secara terbuka, tanpa rasa canggung atau takut dihakimi.
Peran Edukasi Seks dalam Hubungan Modern
Sex Educator dr. Haekal Anshari menilai bahwa pasangan modern sebenarnya haus akan informasi yang akurat, namun membutuhkan medium yang tepat.
“Banyak pasangan memiliki akses informasi yang luas, tetapi belum tentu mendapatkan edukasi seks yang komprehensif. Dengan pendekatan yang positif dan relevan, edukasi seks dapat membantu pasangan memaknai penggunaan proteksi sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian dalam hubungan, bukan sekadar isu kontrasepsi,” ungkap dr. Haekal.
Menurutnya, seks edukasi juga berperan dalam membangun komunikasi yang sehat, sehingga pasangan lebih mampu mengekspresikan kebutuhan dan menjaga kenyamanan satu sama lain.
Sebagai bagian dari upaya edukasi, Okamoto menghadirkan Experience Day bertajuk Playspace, sebuah ruang interaktif yang dirancang untuk mendekatkan topik edukasi seks dengan keseharian pasangan modern. Melalui permainan dan aktivitas partisipatif, pasangan diajak memahami pentingnya komunikasi, proteksi, dan kenyamanan dalam hubungan secara menyenangkan.
Public figure Revina VT menilai pendekatan ini membuat edukasi seks terasa lebih membumi.
“Cara penyampaiannya ringan dan relate dengan kehidupan pasangan masa kini. Seks edukasi jadi tidak terasa menakutkan, tapi justru membuka ruang diskusi yang lebih jujur dan sehat,” ujarnya.
Melalui edukasi seks yang tepat, pasangan modern diharapkan dapat membangun hubungan yang tidak hanya dekat secara emosional, tetapi juga aman, nyaman, dan dilandasi rasa tanggung jawab bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







