Womanindonesia.co.id — Di balik aktivitas rumah tangga yang kerap dianggap rutin dan tak terlihat, banyak ibu menyimpan daya juang luar biasa demi menjaga kesejahteraan keluarga. Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi banyak rumah tangga Indonesia, peran ibu rumah tangga justru semakin krusial. Bukan hanya sebagai pengelola keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi skala kecil yang memberi dampak nyata.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Maret 2025 jumlah penduduk berpendapatan rendah di Indonesia masih mencapai sekitar 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi. Angka ini menggambarkan realitas yang dihadapi banyak keluarga, terutama perempuan, yang kerap berada di garis depan dalam mengatur keuangan rumah tangga. Tantangannya tidak sederhana. Lebih dari 64 persen perempuan bekerja di sektor informal atau menjalankan usaha mikro dengan akses terbatas terhadap modal, pendampingan, dan peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Berangkat dari kondisi tersebut, PT Etika Beverages Indonesia melalui merek kental manis dan susu evaporasi Dairy Champ menghadirkan Program Ibu Juara Dairy Champ. Program pemberdayaan perempuan yang telah berjalan sejak Agustus 2023 ini dirancang untuk menguatkan peran ibu dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kewirausahaan yang relevan dengan keseharian mereka. Hingga kini, program ini telah menjangkau lebih dari 1.000 ibu, dengan sekitar 800 peserta aktif yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.
Bagi banyak ibu rumah tangga, memulai usaha sering kali terasa menakutkan. Kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan pengetahuan berjualan, hingga minimnya modal menjadi penghalang yang nyata. Melihat hal tersebut, Program Ibu Juara tidak hanya menawarkan peluang usaha, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan agar para ibu merasa didukung sejak langkah pertama.
CEO PT Etika Beverages Indonesia, Airil Haidi Ahmad Rafiae, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kesadaran akan posisi strategis ibu dalam keluarga dan komunitas.
“Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu pilar utama dalam strategi keberlanjutan kami. Melalui Program Ibu Juara, kami memanfaatkan produk Dairy Champ yang sudah akrab dan digunakan sehari-hari di banyak rumah tangga sebagai titik awal yang praktis bagi para ibu untuk memulai usaha. Dengan membuka akses terhadap peluang usaha, menghadirkan pendampingan berkelanjutan, serta memperkuat kapasitas kewirausahaan, kami ingin memberikan dukungan yang nyata agar para ibu dapat tumbuh, mandiri secara ekonomi, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi keluarga serta komunitas di sekitarnya,” ujarnya falam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1)..
Pendekatan menyeluruh menjadi kunci utama dalam Program Ibu Juara. Selain memberikan modal awal sebesar Rp250.000, para peserta juga mendapatkan pembinaan rutin, mulai dari pengetahuan produk, teknik berjualan, hingga penguatan mental dan kepercayaan diri. Program ini secara khusus menyasar ibu rumah tangga dari kelompok sosial ekonomi menengah ke bawah yang memiliki motivasi untuk membantu perekonomian keluarga dan komitmen untuk berkembang bersama.
Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, menjelaskan bahwa keberlanjutan usaha para ibu menjadi fokus utama pendampingan.
“Kami juga menyediakan akses produk dengan harga khusus agar para ibu dapat memperoleh margin usaha yang lebih optimal, serta menghadirkan gathering rutin sebagai ruang berbagi pengalaman, pelatihan tambahan seperti cooking demo, dan dukungan peralatan usaha. Program ini tidak hanya mendorong aktivitas berjualan, tetapi juga membangun keterampilan dan pola pikir wirausaha agar para ibu dapat menciptakan usaha yang berkelanjutan,” tambah Dodi.
Dampak nyata program ini terasa langsung di kehidupan para peserta. Salah satunya adalah Cholifah, ibu rumah tangga asal Bekasi yang sebelumnya menjalankan usaha warung makan sederhana untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sebelum bergabung dengan Program Ibu Juara, Cholifah mengaku menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan menu dan kurang percaya diri dalam memasarkan produknya.
Melalui pelatihan dan pendampingan yang ia ikuti, Cholifah mulai memahami cara memanfaatkan produk Dairy Champ sebagai bahan olahan bernilai jual. Ia kemudian mengembangkan variasi menu, salah satunya es lilin kacang hijau berbahan kental manis dan susu evaporasi Dairy Champ. Inovasi sederhana ini membawa perubahan besar. Penjualannya meningkat, pelanggan bertambah, dan pendapatan usahanya naik hingga sekitar 45 persen.
“Program Ibu Juara Dairy Champ membantu saya memperluas wawasan usaha sekaligus membangun kepercayaan diri dalam berjualan. Setelah mengikuti berbagai pelatihan, menu usaha saya semakin beragam dan penjualan pun meningkat. Saya berharap ketersediaan produk Dairy Champ selalu terjaga agar pelanggan tidak beralih ke produk lain, serta ke depannya hadir lebih banyak varian kental manis dan kegiatan pendampingan tambahan agar kami para Ibu Juara dapat terus berkembang,” ungkap Cholifah.
Lebih dari sekadar peningkatan pendapatan, Program Ibu Juara juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan pada diri para ibu. Mereka tidak lagi melihat diri hanya sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang mampu memberi kontribusi nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Melalui program ini, Dairy Champ berharap dapat terus menjadi mitra bagi para ibu Indonesia dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Sebab ketika seorang ibu diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan, dampaknya tak hanya dirasakan di dapur rumah, tetapi juga dalam ketahanan ekonomi keluarga dan masa depan komunitas yang lebih mandiri dan inklusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








