Pentingnya skin barrier bagi kesehatan kulit sensitif dan peran hybrid sunscreen SPF 50 PA++++ dengan Skin Identical Ceramide untuk perlindungan optimal dari sinar UV sekaligus memperkuat pertahanan kulit.
Womanindonesia.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, istilah skin barrier semakin akrab di telinga para pecinta skincare. Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit pun meningkat, terutama bagi pemilik kulit sensitif yang rentan mengalami kemerahan, iritasi, hingga jerawat. Di sinilah peran skin barrier dan pemilihan sunscreen yang tepat menjadi kunci utama.
Skin Barrier, Fondasi Utama Kulit Sehat
Menurut dr. Panji Respati Satjamanggala, Sp.DVE, Dokter Klinik ERHA Central, skin barrier adalah lapisan pelindung alami kulit yang berfungsi menjaga keseimbangan dan ketahanan kulit dari berbagai faktor eksternal.
“Skin barrier merupakan struktur pelindung kulit yang berfungsi melindungi dari polusi, bakteri, hingga bahan-bahan yang berpotensi mengiritasi. Jika skin barrier terganggu, kulit akan lebih mudah sensitif, kemerahan, dan terasa tidak nyaman,” jelas dr. Panji di Jakarta, Rabu (11/2).
Karena itu, menjaga kekuatan skin barrier menjadi langkah fundamental agar kulit tetap sehat dan resilient, terutama di tengah paparan polusi dan sinar matahari yang semakin intens.
Mengapa Kulit Sensitif Membutuhkan Perhatian Khusus?
Tak hanya dari sisi medis, kebutuhan akan perawatan kulit sensitif juga menjadi perhatian serius dari industri kecantikan. Afril Wibisono, Director Brand Marketing & Sales ERHA Group, mengungkapkan bahwa keluhan kulit sensitif menjadi salah satu concern terbesar konsumen saat ini.
“Pada akhirnya semua kembali ke satu tujuan, yaitu memperbaiki skin barrier. Namun bukan hanya soal efektivitas, kenyamanan juga sangat penting. Produk yang efektif tapi tidak nyaman digunakan tentu bukan solusi ideal,” ujar Afril.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, ERHA mengembangkan formulasi yang tidak hanya teruji secara klinis, tetapi juga ringan, mudah diaplikasikan, dan aman untuk kulit sensitif -ERHA Skinsitive Sunscreen Ultracalm Face SPF 50 PA++++ – Hybrid Sunscreen for Sensitive Skin.
Dampak Sinar UV pada Kulit Sensitif
Paparan sinar matahari menjadi salah satu musuh utama skin barrier, khususnya bagi kulit sensitif. Dr. Panji menjelaskan bahwa sinar UV dapat merusak struktur pelindung kulit sehingga memicu reaksi berlebih.
“Kulit sensitif yang terpapar sinar UV akan lebih mudah merah, gatal, perih, dan terasa tidak nyaman. Karena itu, penggunaan sunscreen menjadi langkah yang tidak bisa ditawar,” ungkapnya.
Dalam memilih sunscreen, dr. Panji menekankan tiga hal penting:
- SPF yang memadai – Minimal SPF 30, idealnya SPF 50.
- Broad spectrum – Melindungi dari sinar UVA dan UVB, ditandai dengan PA++++.
- Jenis sunscreen – Physical, chemical, atau hybrid sunscreen.
Hybrid Sunscreen, Solusi Nyaman untuk Kulit Sensitif
Physical sunscreen dikenal memiliki molekul besar yang kerap terasa berat dan meninggalkan white cast, terutama pada kulit sensitif. Karena itu, dr. Panji lebih merekomendasikan hybrid sunscreen.
“Hybrid sunscreen menggabungkan keunggulan physical dan chemical sunscreen, sehingga perlindungannya optimal, tetap nyaman digunakan, dan minim white cast,” jelasnya.
Tak hanya melindungi dari sinar UV, inovasi sunscreen kini juga difokuskan pada perbaikan skin barrier.
Skin Identical Ceramide, Perlindungan dari Dalam
Menjawab kekhawatiran konsumen kulit sensitif yang takut menggunakan sunscreen, ERHA menghadirkan teknologi Skin Identical Ceramide. Teknologi ini dirancang menyerupai ceramide alami kulit, sehingga lebih mudah dikenali dan diserap.
“Kulit sensitif umumnya kekurangan ceramide. Dengan Skin Identical Ceramide, adaptasi di kulit menjadi lebih cepat, terasa ringan, dan tetap nyaman bahkan banyak yang merasa seperti tidak memakai sunscreen,” ujar Afril.
Dr. Panji menambahkan, dalam jangka panjang kandungan ini berperan penting dalam memperkuat skin barrier.
“Sunscreen dengan Skin Identical Ceramide tidak hanya melindungi kulit dari sinar UV, tetapi juga membantu memperbaiki dan menjaga skin barrier dari dalam,” tegasnya.
Menghadapi kulit sensitif bukan berarti menghindari proteksi, melainkan memilih proteksi yang tepat. Dengan teknologi Hybrid UV Filter SPF 50 PA++++ dan Skin Identical Ceramide, ERHA Skinsitive Sunscreen Ultracalm Face SPF 50 PA++++ – Hybrid Sunscreen for Sensitive Skin kini dapat memberikan perlindungan maksimal tanpa rasa berat dan tanpa white cast, sekaligus membantu membangun skin barrier yang lebih kuat.
Kesimpulannya, tidak ada lagi alasan untuk takut menggunakan sunscreen bahkan bagi pemilik kulit sensitif dan berjerawat. Kulit sehat bukan hanya soal perawatan, tetapi juga tentang perlindungan yang cerdas, aman, dan berbasis ilmiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








