Indeks
Cerita Kita
Thursday, March 12, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy Activity

WKD 2026 : Inovasi Terapi Penyakit Ginjal yang Lebih Aman dan Berkelanjutan

Ditulis oleh Andi Mardana
12 March 2026 wi
in Activity, Healthy
Inovasi Terapi Penyakit Ginjal yang Lebih Aman dan Berkelanjutan_womanindonesia.co.id

Foto Andi Mardana

76
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

WomanIndonesia.co.id – Penyakit ginjal kronis (PGK) kini menjadi salah satu tantangan kesehatan serius di Indonesia. Selain berdampak pada kualitas hidup pasien, penyakit ini juga memberikan tekanan besar terhadap sistem pembiayaan kesehatan nasional. Di tengah meningkatnya jumlah kasus, inovasi farmasi menjadi salah satu kunci penting untuk menghadirkan terapi yang lebih aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi pasien.

Isu ini mengemuka dalam peringatan World Kidney Day 2026 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, dengan tema global “Caring for People, Protecting the Planet”. Forum ini mempertemukan pakar kesehatan, pemerintah, industri farmasi, hingga komunitas pasien untuk membahas masa depan penanganan penyakit ginjal yang tidak hanya berfokus pada terapi medis, tetapi juga keberlanjutan sistem kesehatan dan lingkungan.

Penyakit Ginjal: Tantangan Besar Sistem Kesehatan

Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, MA, menegaskan bahwa penyakit ginjal kronis merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan transformasi sistem layanan secara menyeluruh.

Menurutnya, penanganan penyakit ginjal tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi harus terintegrasi antara upaya pencegahan, deteksi dini, terapi medis, serta sistem pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum PB PERNEFRI, Dr. dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, menekankan pentingnya deteksi dini sebagai langkah paling efektif untuk menekan perkembangan penyakit ginjal.

“Penguatan sistem deteksi dini menjadi fondasi utama dalam menekan progresivitas penyakit ginjal di Indonesia. Jika terdeteksi lebih awal, banyak kasus dapat ditangani sebelum mencapai tahap gagal ginjal,” ujarnya di Jakarta, Rabu (11/3).

Ia juga mengingatkan bahwa dua faktor utama yang memicu penyakit ginjal kronis adalah diabetes dan hipertensi, yang kerap tidak terkontrol dalam jangka panjang.

Beban Ekonomi yang Terus Meningkat

Dari sisi pembiayaan, penyakit ginjal kronis termasuk salah satu penyakit dengan biaya perawatan tertinggi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

drg. Tiffany Monica, Analis Kebijakan Penjaminan Manfaat Rujukan Pratama BPJS Kesehatan, menjelaskan bahwa biaya terapi jangka panjang seperti hemodialisis menjadi salah satu beban terbesar dalam sistem jaminan kesehatan.

“Gagal ginjal merupakan salah satu penyakit dengan burden pembiayaan tertinggi dalam JKN. Karena itu, strategi ke depan harus bergeser dari pendekatan kuratif yang mahal menuju pencegahan dan deteksi dini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa efisiensi pembiayaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan agar sistem jaminan kesehatan tetap berkelanjutan.

Peran Inovasi Farmasi dalam Terapi Ginjal

Di tengah tantangan tersebut, inovasi farmasi menjadi faktor penting dalam memastikan pasien mendapatkan terapi yang efektif dan terjangkau.

Roy Priadi, Business Unit Director PT Etana Biotechnologies Indonesia, mengatakan bahwa pengembangan obat bioteknologi merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan akses terapi bagi pasien ginjal kronis di Indonesia.

“PT Etana merupakan perusahaan bioteknologi yang berdiri sejak 2014 dan berfokus memproduksi obat berkualitas, terjangkau, dan inovatif bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Roy, salah satu inovasi yang dikembangkan adalah terapi Erythropoietin (EPO) untuk mengatasi anemia pada pasien penyakit ginjal kronis.

“Langkah nyata yang kami lakukan adalah menghadirkan terapi erythropoietin untuk tata laksana anemia pada penyakit ginjal kronis yang aman, terjangkau, dan selalu tersedia di pasar, terutama di Indonesia,” jelasnya.

Anemia merupakan komplikasi yang sangat umum terjadi pada pasien gagal ginjal, terutama pada pasien yang menjalani hemodialisis secara rutin.

Produksi Lokal untuk Ketahanan Farmasi Nasional

Roy juga menegaskan bahwa produksi obat secara lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan farmasi nasional sekaligus menekan biaya pengobatan.

“Produk lokal memiliki keunggulan karena dapat bersaing dengan produk impor sekaligus mendukung ketahanan obat nasional. Pengalaman pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa kemandirian produksi obat sangat penting bagi sistem kesehatan,” katanya.

PT Etana sendiri memproduksi berbagai produk bioteknologi, termasuk terapi untuk penyakit ginjal, kardiovaskular, onkologi, serta vaksin.

Selain itu, perusahaan juga tengah mengembangkan fasilitas produksi bahan baku obat (drug substance) di dalam negeri agar biaya produksi dapat ditekan lebih efisien.

“Jika bahan baku bisa diproduksi secara lokal, biaya terapi dapat lebih terjangkau dan keberlanjutan pengobatan bagi pasien ginjal kronis dapat lebih terjamin,” tambah Roy.

Terapi Jangka Panjang bagi Pasien Dialisis

Pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, terapi Erythropoietin menjadi bagian penting dalam perawatan.

Roy menjelaskan bahwa pasien yang menjalani cuci darah biasanya melakukan terapi dua kali dalam seminggu, sehingga dalam satu bulan dapat mencapai delapan kali prosedur dialisis.

“Dalam setiap sesi hemodialisis, pasien yang mengalami anemia biasanya membutuhkan terapi erythropoietin. Karena itu, ketersediaan obat ini sangat penting untuk menjaga kualitas hidup pasien,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan produk bioteknologi lokal memungkinkan terapi tersebut dapat diakses lebih luas oleh pasien di berbagai daerah di Indonesia.

Selain inovasi obat, PT Etana juga aktif dalam kegiatan edukasi bersama berbagai organisasi kesehatan seperti PERNEFRI dan PAPDI.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait penyakit ginjal dan pentingnya deteksi dini.

“Kami melakukan berbagai program edukasi bersama tenaga kesehatan dan organisasi profesi agar masyarakat lebih memahami risiko penyakit ginjal dan pentingnya pemeriksaan sejak dini,” kata Roy.

Ia menambahkan bahwa banyak kasus penyakit ginjal baru terdiagnosis pada stadium lanjut karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko seperti diabetes dan hipertensi.

“Penyakit ginjal kronis sering kali berkembang secara diam-diam. Karena itu, masyarakat yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat keluarga dengan penyakit ginjal perlu melakukan pemeriksaan rutin,” jelasnya.

Menuju Sistem Kesehatan yang Lebih Berkelanjutan

Momentum World Kidney Day 2026 menjadi pengingat bahwa penanganan penyakit ginjal membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga medis, industri farmasi, hingga masyarakat.

Inovasi teknologi medis, pengembangan obat bioteknologi, serta penguatan sistem deteksi dini menjadi tiga pilar utama dalam menekan beban penyakit ginjal di masa depan.

Roy menegaskan bahwa industri farmasi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra dalam pembangunan kesehatan nasional, tidak hanya melalui produksi obat, tetapi juga melalui kolaborasi, edukasi, dan pengembangan talenta lokal,” katanya.

Ia menambahkan bahwa setiap obat yang diproduksi di dalam negeri tidak hanya membantu pasien saat ini, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan kesehatan Indonesia di masa depan.

“Setiap obat yang dibuat di Indonesia tidak hanya membantu pasien hari ini, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan nasional untuk generasi mendatang,” tutup Roy.

Melalui kolaborasi antara inovasi farmasi, kebijakan kesehatan, dan kesadaran masyarakat, harapan untuk menghadirkan terapi penyakit ginjal yang lebih aman, terjangkau, dan berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju masa depan kesehatan yang lebih baik.

Recommended By Editor

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan agar Tetap Sehat dan Percaya Diri

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share30Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan agar Tetap Sehat dan Percaya Diri_Womanindonesia.co.id
Activity

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan agar Tetap Sehat dan Percaya Diri

2 days ago
Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya_Womanindonesia.co.id
Food

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

5 days ago
Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman_Womanindonesia.co.id
Parenting

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

5 days ago
Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas_Womanindonesia.co.id
Food

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas

1 week ago
Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia_Womanindonesia.co.id
Activity

Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia

2 weeks ago
Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia_Womanindonesia.co.id
Activity

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia

2 weeks ago

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist