Indeks
Cerita Kita
Saturday, March 7, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy

Virus Marburg Mewabah di Afrika, Ini 7 Gejalanya

Ditulis oleh Rinda Putri Tsani
15 February 2023 wi
in Healthy, News
Virus Marburg - Womanindonesia.co.id

Ilustrasi virus/Istimewa

77
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Womanindonesia.co.id – Epidemi virus Marburg di Afrika kini menjadi sorotan. Guinea Khatulistiwa telah mengkonfirmasi wabah pertama dari virus mematikan itu.

Pada Senin (13 April), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sembilan kematian akibat virus Marburg di provinsi Kie Ntem, Guinea Khatulistiwa.

Selain itu, WHO mendaftarkan 16 kasus suspek virus Marburg di lokasi yang sama. Mereka semua memiliki berbagai gejala, termasuk demam, kelelahan, diare, dan muntah darah.

Virus Marburg mewabah - Womanindonesia.co.id
Ilustrasi

“Marburg sangat menular. Berkat tindakan cepat dan tegas dari pihak berwenang di Equatorial Guinea, tindakan mendesak segera diambil untuk mengatasi penyakit tersebut,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti, mengutip situs resminya.

Apa itu virus Marburg yang endemik di Afrika?

Pada dasarnya, virus Marburg berasal dari keluarga yang sama dengan patogen Ebola. Tak heran jika virus ini disebut sangat mematikan.

Virus ini menyebabkan demam berdarah yang cukup fatal. WHO bahkan menyatakan risiko kematian akibat virus endemik Marburg di Afrika saat ini sudah mencapai 88 persen.

Virus ini ditularkan oleh rubah terbang. Hewan ini merupakan reservoir alami untuk virus.

Namun pada manusia, virus Marburg dapat ditularkan melalui kontak langsung, darah, air liur, lendir, tetesan pernapasan, dan cairan tubuh lainnya.

Wabah Virus Marburg - Womanindonesia.co.id
Wabah Virus Marburg

Mengutip The Telegraph, virus Marburg pertama kali ditemukan pada 1967. Saat itu, terjadi wabah aneh demam berdarah di beberapa laboratorium Eropa. Mereka muncul di Marburg dan Frankfurt di Jerman dan di Beogarg di Yugoslavia.

Infeksi pertama ditularkan oleh monyet dari Uganda. Monyet ini menjadi bahan penelitian para ilmuwan. Penyakit ini biasanya umum di negara-negara Afrika.

Selain Guinea Khatulistiwa, virus juga muncul di Angola, Republik Demokratik Kongo, dan Kenya.

Gejala virus Marburg

Virus ini biasanya memiliki masa inkubasi bervariasi dari dua hari hingga tiga minggu.

Pada tahap awal infeksi, penderita yang terinfeksi mengalami beberapa gejala seperti: B. berikut ini:

  1. Demam tinggi,
  2. Sakit kepala parah,
  3. Kelelahan,
  4. Nyeri otot,
  5. Diare,
  6. Keram perut,
  7. Mual dan muntah.

WHO bahkan menyebut pasien pada tahap ini sebagai “hantu”. Mata pasien terlihat dalam dan sangat lelah.

Dalam kasus yang parah, pasien biasanya mengalami pendarahan di berbagai bagian tubuh. Beberapa pasien muntah darah, tinja berdarah, dan mengeluarkan darah dari hidung, gusi, dan vagina.

Selain menjadi endemik di Afrika, virus Marburg dapat menyebabkan kebingungan dan agresi pada pasien.

WHO menyatakan bahwa pada kasus yang fatal, kematian paling sering terjadi pada hari ke 8 dan 9 setelah timbulnya gejala. Kondisi ini biasanya didahului oleh kehilangan banyak darah dan syok.

Virus Marburg

Virus Marburg adalah spesies virus yang berada pada famili Filoviridae yang menyebabkan penyakit Marburg pada manusia dan hewan. Penyakit ini bersifat zoonotik.

Marburg adalah sebuah kota di Jerman, yang untuk pertama kali (1967) ditemukan penyakit yang menyerang dokter hewan dan teknisi laboratorium yang sedang menyiapkan biakan sel dari kera hijau Afrika (Cercopithecus aethiops).

Biakan sel itu akan dipakai sebagai media untuk memproduksi vaksin polio manusia. Kera hijau itu diperoleh dari hutan di Uganda, Afrika.

Setelah sampai di Jerman, beberapa di antara kera hijau tersebut menunjukkan gejala sakit demam berdarah, kemudian mati.

Selang beberapa hari, sebanyak 25 orang yang bekerja di laboratorium tersebut menderita sakit dengan gejala demam berdarah.

Dalam tempo hampir bersamaan, di Belgrado, Yugoslavia, terjadi penyakit yang sama pada 6 orang yang bekerja di laboratorium serupa.

Tujuh dari 31 orang (di Jerman dan Yugoslavia) yang terserang demam berdarah marburg akhirnya meninggal dunia.

Sesudah temuan di Jerman dan Yugoslavia, penyakit marburg baru ditemukan di Afrika, yakni di Johanesburg (1975) pada 3 orang, Uganda (1980), dan Kongo (1999) pada 76 orang, 56 di antaranya meninggal dunia.

Di bawah mikroskop elektron, virus marburg terlihat seperti benang pendek, kadang-kadang melengkung pada salah satu ujungnya sehingga membentuk angka 6 atau 9.

Virus yang berbentuk seperti benang, dimasukkan dalam famili Filoviridae (filo = filamen/benang).

Recommended By Editor

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas

Pengelolaan Keuangan Modern untuk Owner Kost di Era Aset Crypto


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share30Tweet19Pin8

RELATED ARTICLES

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya_Womanindonesia.co.id
Food

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

5 hours ago
Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman_Womanindonesia.co.id
Parenting

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

9 hours ago
Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas_Womanindonesia.co.id
Food

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas

3 days ago
Pengelolaan Keuangan Modern untuk Owner Kost di Era Aset Crypto_Womanindonesia.co.id
Technology & Otomotive

Pengelolaan Keuangan Modern untuk Owner Kost di Era Aset Crypto

4 days ago
Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia_Womanindonesia.co.id
Activity

Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia

1 week ago
Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia_Womanindonesia.co.id
Activity

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia

2 weeks ago
Next Post
Mengenal Indomc For Pakistan, Organisasi yang Mendampingi Kawin Campur Indonesia-Pakistan_womanindonesia.co.id

Mengenal Indomc For Pakistan, Organisasi yang Mendampingi Kawin Campur Indonesia-Pakistan

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist