Indeks
Cerita Kita
Saturday, December 13, 2025
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy Activity

6 Bahaya Diabetes Gestasional Pada Bayi

Ada beberapa risiko kesehatan yang akan dialami oleh bayi yang lahir pada ibu hamil dengan diabetes gestasional.

Ditulis oleh Andi Mardana
12 October 2021 wi
in Activity, Healthy
6 Bahaya Diabetes Gestational Pada Bayi

6 Bahaya Diabetes Gestational Pada Bayi

77
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Womanindonesia.co.id – Diabetes gestasional merupakan suatu kondisi dimana intoleransi terhadap glukosa baru berkembang selama masa kehamilan. Kondisi ini dapat terjadi di usia kehamilan berapa pun, namun lazimnya berlangsung di minggu ke-24 sampai ke-28 kehamilan.

Pada trimester pertama (3 bulan pertama) hingga pertengahan trimester kedua (tiga bulan kedua), kadar gula darah puasa dan postprandial lebih rendah daripada pada perempuan yang tidak hamil. Meningkatnya kadar gula darah dalam periode ini merefleksikan kemungkinan adanya diabetes dalam kehamilan.

Namun, ketika ibu mengalami diabetes gestational, apakah aman untuk bayi? Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini:

Kondisi ibu hamil yang mengalami diabetes gestational dapat membahayakan ibu hamil dan anak, namun dapat ditekan bila ditangani dengan cepat dan tepat.

Prof. Dr. dr Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FACE memaparkan bahwa ada beberapa risiko kesehatan yang akan dialami oleh bayi yang lahir pada ibu hamil dengan diabetes gestasional. Salah satunya adalah kelahiran bayi prematur.

1. Berat badan lahir yang berlebihan

6 Bahaya Diabetes Gestational Pada Bayi_Womanindonesia.jpg
Berat badan bayi berlebih/Istimewa

Gula darah yang lebih tinggi dari normal pada ibu dapat menyebabkan bayinya lahir terlalu besar. Bayi yang sangat besar, lebih mungkin terjepit di jalan lahir, mengalami cedera lahir atau membutuhkan kelahiran caesar.

2. Kelahiran dini (prematur)

6 Bahaya Diabetes Gestational Pada Bayi_Womanindonesia.jpg
Bayi lahir prematur/Istimewa

Gula darah tinggi dapat meningkatkan risiko persalinan dini dan persalinan sebelum tanggal jatuh tempo. Atau persalinan dini mungkin dianjurkan karena bayinya besar.

3. Kesulitan bernapas yang serius

Bayi yang lahir lebih awal dari ibu dengan diabetes gestasional mungkin mengalami sindrom gangguan pernapasan – suatu kondisi yang membuat sulit bernapas.

4. Gula darah rendah (hipoglikemia)

6 Bahaya Diabetes Gestational Pada Bayi
Anak mengalami hipoglikemia/Istimewa

Terkadang bayi dari ibu dengan diabetes gestasional memiliki gula darah rendah (hipoglikemia) tak lama setelah lahir. Kondisi hipoglikemia yang parah dapat menyebabkan kejang pada bayi. Pemberian ASI segera dan terkadang larutan glukosa intravena dapat mengembalikan kadar gula darah bayi ke normal.

Hipoglikemik adalah suatu kondisi terjadinya penurunan kadar glukosa darah berada di bawah batas normal. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan antara makanan yang dikonsumsi, aktivitas fisik dan obat-obatan. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa akan tetapi dapat terjadi pula pada bayi bahkan sejak baru lahir dan anak-anak.

Bayi dikatakan mengalami hipoglikemik apabila kada gula dalam darah bayi tersebut kurang dari 40-45 mg/dl. Kondisi ini terjadi karena bayi mengalami suatu kondisi yang tidak normal di dalam sistem pengaturan gula darah tersebut, pada umumnya bayi dapat mengalami kondisi ini pada 2 jam pertama setelah dirinya dilahirkan.

5. Menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari

Setelah lahir, bayi juga lebih berisiko mengalami obesitas dan diabetes tipe 2 di kemudian hari. Kondisi ini akan meningkatkan risiko anak terhadap berbagai macam penyakit kronis lainnya, seperti penyakit jantung dan stroke, yang dapat menurunkan kualitas hidupnya.

6. Lahir mati atau meninggal

Akibat paling parah jika diabetes gestasional tidak ditangani dengan tepat adalah bayi dapat meninggal sebelum atau sesaat setelah dilahirkan. Hal ini bisa terjadi akibat kegagalan pertumbuhan selama di dalam kandungan.

Itulah beberapa bahaya bagi bayi jika ibu mengalami diabetes gestational.

Recommended By Editor

Collabit Sulap Sisa Ikan Tuna Menjadi Kolagen Bernilai Tinggi

Budaya Perusahaan yang Menguat di Akhir Tahun: Kapal Api Group Rayakan 2025 dengan Aksi Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Pusing Saring Informasi Tepercaya Seputar Ibu dan Buah Hati, Cerita Moms Solusinya

Bukan Sekadar Tren, Padel Jadi Gaya Hidup Baru Perempuan Aktif Indonesia


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share31Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Budaya Perusahaan yang Menguat di Akhir Tahun: Kapal Api Group Rayakan 2025 dengan Aksi Kemanusiaan Lewat Donor Darah
Beauty

Collabit Sulap Sisa Ikan Tuna Menjadi Kolagen Bernilai Tinggi

14 hours ago
Budaya Perusahaan yang Menguat di Akhir Tahun: Kapal Api Group Rayakan 2025 dengan Aksi Kemanusiaan Lewat Donor Darah_Womanindonesia.co.id
Activity

Budaya Perusahaan yang Menguat di Akhir Tahun: Kapal Api Group Rayakan 2025 dengan Aksi Kemanusiaan Lewat Donor Darah

14 hours ago
Pusing Saring Informasi Tepercaya Seputar Ibu dan Buah Hati, Cerita Moms Solusinya_Womanindonesia.co.id
Parenting

Pusing Saring Informasi Tepercaya Seputar Ibu dan Buah Hati, Cerita Moms Solusinya

18 hours ago
Pusing Saring Informasi Tepercaya Seputar Ibu dan Buah Hati, Cerita Moms Solusinya_Womanindonesia.co.id
Activity

Bukan Sekadar Tren, Padel Jadi Gaya Hidup Baru Perempuan Aktif Indonesia

19 hours ago
RS Pluit Perkuat Efisiensi dan Keamanan Diagnostik Lewat CT Scan Berbasis AI_Womanindonesia.co.id
Activity

RS Pluit Perkuat Efisiensi dan Keamanan Diagnostik Lewat CT Scan Berbasis AI

2 days ago
Tak Banyak yang Tahu: Ritual Cuci Wadah Makan SPPG Ternyata Serumit Dapur Profesional_Womanindonesia.co.id
Food

Tak Banyak yang Tahu: Ritual Cuci Wadah Makan SPPG Ternyata Serumit Dapur Profesional

3 days ago
Next Post
5 Makan Pemicu Konstipasi yang Harus Dihindari_Womanindonesia.jpg

5 Makan Pemicu Konstipasi yang Harus Dihindari

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist