Cara Menjaga Hijab Selalu Wangi dan Awet Meski Sering Dicuci

WomanIndonesia.co.id – Salah satu cara agar terhindar dari virus corona adalah menjaga kebersihan, baik ketika berada di rumah terlebih saat beraktivitas di luar rumah. Setiap kali sampai di rumah, hal yang pertama harus dilakukan adalah membersihkan diri serta mencuci hijab dan pakaian yang dikenakan. Tujuannya untuk memperkecil penularan pada droplet yang menempel di kain.

Tapi tak banyak yang menyadari bahwa semakin sering mencuci hijab dan pakaian, maka serat-serat kain jadi lebih mudah rusak. Apalagi jika tidak dilengkapi dengan pelembut pakaian yang tepat untuk menguatkannya. Untuk menjawab kebutuhan para konsumen, Wings Care meluncurkan varian baru yaitu Royale Parfum Series by SoKlin Hijab Black Velvet.

Teknologi Fresh Guard Formula yang mampu menembus sampai serat kain paling rapat dan menjaga wangi tersimpan di serat kain. “Sehingga hijab dan pakaian terawat dengan baik, wangi mewah dan segar sepanjang hari, serta tidak bau apek,” ucap Meliana Widodo, Marketing Manager Fabric Conditioner Wings Group.

Menebar wangi parfum mewah akan meningkatkan rasa percaya diri seseorang untuk melakukan segala aktivitas. Terutama para perempuan yang seringkali mengeluhkan bau apek yang tercium pada hijab dan pakaian mereka setiap kali beraktivitas padat.

“Maka kami menghadirkan solusi untuk para wanita di seluruh Indonesia. Dengan teknologi Royale Active Touch, pelembut pakaian Royale Parfum Series by SoKlin Hijab Black Velvet menebar wangi parfum mewah di setiap sentuhan,” imbuhnya.

Hijab dan pakaian yang bau apek sudah tidak dialami lagi oleh aktris Citra Kirana. Semenjak menggunakan Royale Parfum Series by SoKlin Hijab Black Velvet, hijab dan pakaiannya justru terasa lebih segar meski seharian aktivitasnya begitu padat. “Hijab dan pakaian saya sekarang wangi parfum mewah, segar, dan tidak bau apek. Ini bikin aku makin percaya diri. Apalagi suami juga bilang kalau hijab saya sekarang wanginya mewah banget. Jadi semakin semangat meraih kesuksesan dari setiap apa yang sedang saya kerjakan,” ujar Citra.

Istri dari pesinetron Rezky Adhitya ini mengaku sebelumnya ia sering terganggu dengan bau apek pada hijabnya. Ia sampai bertanya kepada followers-nya apakah mereka mengeluhkan hal yang sama.

“Ternyata Cikilovers banyak yang mengeluhkan hijab dan pakaiannya bau apek ketika dipakai beraktivitas seharian, apalagi diluar ruangan. Alhasil kita jadi membahas, apakah bau apek ini karena salah pilih bahan atau salah ketika mencuci?,” ujar Ciki sapaan akrab Citra Kirana.

Meski saat ini sebagian besar waktunya lebih banyak dihabiskan di rumah tapi bukan berarti aktivitasnya berkurang. Ciki bercerita bagaimana ia harus memenuhi target pekerjaannya sebagai seorang public figure, entrepreneur dan istri dapat dilakukan dengan baik.

“Saya justru merasa semakin produktif selama work from home (WFH). Banyak deadline pekerjaan yang tetap harus dipenuhi secara profesional dan memastikan segala kebutuhan suami terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Menanggapi keluhan yang sering dialami perempuan berhijab, Ina Binandari, Konsultan desain dan produksi Elzatta Hijab, menyebutkan pemilihan bahan untuk hijab dan pakaian menjadi sangat penting. Berpakaian tidak hanya untuk menunjang penampilan tapi juga perlu memperhatikan kenyamanan.

“Kenyamanan itu nomor satu, maka pilihlah bahan yang lembut di kulit atau orang bilangnya ‘adem’ serta tidak tebal,” tutur Ina.

Ina lalu menyarankan untuk memilih material kain dengan campuran poliester. “Karakteristik poliester itu tidak mudah kusut, warna lebih awet, dan kalau dicuci bisa lekas kering. Untuk hijab dan pakaian yang menggunakan campuran poliester sangat cepat kering selesai dicuci, bahkan tidak perlu disetrika karena tidak kusut” jelasnya.

Setelah mengetahui material kain yang dipilih untuk membuat nyaman melakukan segala aktivitas di rumah, Ina juga menakankan pentingnya mengetahui teknik perawatan kain yang tepat. Apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, intensitas mencuci hijab dan pakaian menjadi lebih sering. Ini artinya sangat penting untuk mengetahui teknik perawatan kain yang tepat.

Perawatan kain dijelaskan Ina, dimulai dari mencuci, mengeringkan, menyetrika, sampai menyimpan. Sebaiknya pahami betul bagaimana material kain yang digunakan pada hijab dan pakaian kita harus dicuci. Jangan lupa juga untuk melengkapi teknik pencucian dengan penggunaan pelembut pakaian.

Mengapa pelembut pakaian menjadi penting? “Karena pelembut pakaian berfungsi untuk merawat dan menguatkan serat kain. Bahkan pelembut pakaian bisa masuk ke serat yang terdalam sehingga benang-benangnya tidak mudah rusak atau terurai,” jelas Ina antusias.

Memang apa yang terjadi jika serat kain terurai? Ina menjawab, permukaan bahan akan jadi lebih berbulu dan warnanya terlihat kusam.

Mendengar fungsi pelembut pakaian yang begitu penting dalam merawat serat-serat kain, Ciki semakin antusias berbagi solusi ini kepada para sahabat hijabers.

“Jadi meski di rumah, penggunaan hijab dan pakaian wangi tetap menjadi perhatian saya, karena kesempurnaan penampilan menjadi citra diri pemakainya. Pakaian dan hijab yang wanginya segar dan elegan akan selalu memberikan inspirasi baru,” katanya.

Apalagi, sambung Ciki, Ramadan sudah di depan mata. Ramadan kali ini mendatangkan tanggung jawab baru bagi dirinya karena kali pertama menjalaninya bersama sang suami. Meski kemungkinan besar sholat tarawih akan dilakukan di rumah saja sesuai anjuran pemerintah demi menekan penularan Covid19, namun bagi Ciki tetaplah penting untuk memperhatikan penampilan. “Agama juga mengajarkan untuk mengenakan pakaian yang bersih, wangi, dan terbaik saat beribadah,” imbuhnya.

Dan untuk mendatangkan kesegaran dalam segala aktivitas yang dilakukan di rumah selama pandemi, Meliana memastikan Royale Parfum Series by SoKlin Hijab Black Velvet telah dapat dijumpai di supermarket, minimarket kesayangan dan jaringan pembelian online untuk memudahkan konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *