Gebyar Pernikahan Indonesia 2019 Usung Budaya Betawi

WomanIndonesia.co.id – Rangkaian upacara pernikahan yang sakral dan gelaran pesta yang indah serta tak terlupa menjadi impian setiap pasangan. Namun persiapan panjang juga dana menjadi salah satu PR bagi calon pasangan.

Melihat hal tersebut, Parakrama Organizer kembali menghadirkan Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) sebagai solusi praktis bagi pasangan calon pengantin di Jakarta untuk mendapatkan segala kebutuhan dan inspirasi pesta pernikahan dalam satu atap.

Memasuki edisi ke – 11, GPI akan berlangsung selama 3 hari mulai 28 – 30 akan datang di Kartika Expo, Balai Kartini, mulai pukul 10.00 – 21.00 WIB.

Menempati area seluas lebih dari 1.500 m2, acara ini akan menghadirkan lebih dari 150 vendor pernikahan terbaik dari seluruh Indonesia sebagai pilihan para calon pengantin.

GPI edisi ke – 11 ini rencananya akan dibuka dan diresmikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Jika pada penyelenggaraan awal tahun GPI menghadirkan adat pengantin Jawa, maka dalam rangka HUT Kota Jakarta, penyelenggaraan GPI akan mempersembahkan adat dan budaya pernikahan Betawi.

“Jakarta sebagai ibukota Negara, kita tahu ditinggali oleh banyak suku dan kebudayaan, namun walau demikian budaya betawi masih tetap terasa sangat kental,” ujar Tommy Yoewono, Managing Director Parakrama Organizer pada temu media di Jakarta baru-baru ini.

Seperti halnya daerah lain, suku Betawi juga memiliki tradisi unik dalam menggelar upacara pernikahan, pencampuran budaya dari beragam negara seperti Arab, Tionghoa, India, Eropa dan Melayu sedikit banyak mempengaruhi tradisi yang berkembang.

“Dialog yang ringan, spontan dan rileks malah terkesan ceplas ceplos menjadi salah satu ciri khas yang menarik dan penuh makna,” kata Tommy.

Oleh karena keunikan tersebut GPI) edisi Ke – 11, bekerjasama dengan Febrin House of Betawi dan didukung oleh Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta akan menghadirkan Parade Pengantin Betawi yang menampilkan rangkaian upacara adat pernikahan Betawi yang original.

Parade Pengantin Betawi ini akan memeriahkan malam Grand Opening dengan konsep Gala Dinner, rangkaian fashion show yang akan dibawakan oleh Abang None Jakarta, Rampak Gendang dan Prosesi Palang Pintu menambah kemeriahan acara tersebut.

Hj. Decy Widhiyanti,SE, pemilik Febrin House of Betawi mengaku bangga bisa berpartisipasi di GPI kali ini dan berkesempatan untuk mempromosikan budaya Betawi kepada pasangan calon pengantin guna memberikan inspirasi pesta pernikahannya.

“Kami akan menampilkan rangkaian prosesi pengantin adat Betawi original dan prosesi Palang pintu, Fashion show baju betawi, demo dan workshop batik betawi,” jelas Decy.

Pada fashion show Febrin House of Betawi akan menampilkan koleksi baju tradisional betawi dengan design yang elegan, mewah dan terbuat dari bahan sutra serta dihiasi taburan payet.

“Namun tetap tidak meninggalkan pakem – pakem yang tertuang dari pembakuan adat pengantin betawi,” tambah Decy.

Tidak hanya fashion show dan upacara adat pernikahan. Selama 3 hari penyelenggaraan GPI akan dimeriahkan dengan beragam program menarik seperti penampilan musik dari Yani & Friends, Dewwi Entertainment, Budi Prayitno Wedding Entertainment, Putra Mahkota Entertainment dll.

Tommy berharap terjadi peningkatan pengunjung sekitar 10% – 15% pada gelaran GPI ke – 11 dibandingkan event sebelumnya.

“Demikian pula dengan transaksi yang terjadi selama pameran, Tommy berharap bisa meningkat 10%,” kata Tommy.

Tommy yakin dapat memenuhi target tersebut karena banyak penawaran menarik selama pameran berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *