Womanindonesia.co.id – Gaya hidup aktif kini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari lari pagi, bersepeda, hingga latihan di pusat kebugaran, aktivitas fisik tak lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Namun di balik semangat tersebut, risiko cedera ringan seperti nyeri otot dan memar juga meningkat terutama ketika tubuh dipaksa melampaui batasnya.
Cedera saat olahraga seringkali dianggap sepele. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat mengganggu performa bahkan memicu cedera yang lebih serius. Karena itu, pemahaman tentang penanganan yang tepat menjadi kunci agar aktivitas tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
Mengenali Cedera Sejak Dini
Cedera ringan umumnya ditandai dengan nyeri, pembengkakan, atau memar pada area tertentu. Kondisi ini bisa muncul akibat gerakan yang tidak tepat, kurangnya pemanasan, atau kelelahan otot.
Menurut dr. Zeth Boroh, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, penting untuk segera merespons gejala awal cedera.
“Formulasi ini membantu meredakan nyeri dan memar sekaligus kemampuannya dalam menanggulangi proses terjadinya inflamasi dan hematoma pada area cedera, sehingga dapat menunjang pemulihan jaringan di area tersebut dan meningkatkan kenyamanan dalam beraktivitas,” jelasnya di Jakarta, Kamis (16/4).
Ia menambahkan bahwa pendekatan penanganan cedera ringan sebaiknya tidak hanya berfokus pada mengurangi rasa sakit, tetapi juga mempercepat proses pemulihan jaringan.
Langkah Awal Penanganan Cedera
Dalam praktiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan saat mengalami cedera ringan:
1. Istirahatkan Area yang Cedera
Menghentikan aktivitas sejenak memberi kesempatan bagi jaringan tubuh untuk mulai memperbaiki diri.
2. Kompres Dingin
Mengompres area yang cedera dengan es dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.
3. Gunakan Terapi Topikal
Penggunaan gel atau krim topikal dapat menjadi solusi praktis, terutama bagi mereka yang tetap ingin aktif.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Tunggal Idaman Abdi meluncurkan Thrombovoren Emulgel, gel topikal 2-in-1 yang diformulasikan untuk membantu meredakan nyeri sekaligus mempercepat pemulihan memar.
Produk ini mengandung kombinasi Diclofenac Diethylamine 11,6 mg per gram sebagai antiinflamasi dan Heparin Sodium 200 IU yang membantu mengatasi memar. Dengan tekstur emulgel yang ringan dan mudah meresap, produk ini dirancang untuk memberikan kenyamanan setelah aktivitas fisik.
“Peluncuran Thrombovoren Emulgel merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan solusi kesehatan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kami melihat adanya pergeseran gaya hidup yang lebih aktif, dan hal ini perlu didukung dengan produk yang praktis, efektif, dan mudah digunakan,” ujar dr. Hendra Gunawan, MBA, Managing Director PT Tunggal Idaman Abdi.
Pentingnya Pemulihan yang Tepat
Selain penanganan awal, fase pemulihan juga tidak kalah penting. Banyak orang terburu-buru kembali berolahraga sebelum cedera benar-benar pulih, yang justru berisiko memperparah kondisi.
Triyaningsih, sport enthusiast sekaligus mantan atlet lari nasional, mengungkapkan pengalamannya menghadapi cedera dalam rutinitas olahraga.
“Dalam aktivitas olahraga, cedera seperti nyeri dan memar hampir tidak terhindarkan. Produk yang praktis dan mudah digunakan membantu saya tetap bisa menjaga rutinitas tanpa harus terganggu terlalu lama,” ujarnya.
Pengalaman ini mencerminkan kebutuhan akan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga mendukung mobilitas tinggi.
Solusi Praktis untuk Gaya Hidup Aktif
Kurniawan Agung Subekti, S.Si, Marketing Product Manager Thrombovoren, menegaskan bahwa inovasi produk kesehatan kini harus selaras dengan gaya hidup masyarakat modern.
“Kami memahami bahwa masyarakat saat ini semakin aktif, baik dalam berolahraga maupun menjalani rutinitas harian. Melalui Thrombovoren, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga praktis – cukup satu oles dua masalah beres. Membantu meredakan nyeri dan memar pasca cedera, sehingga aktivitas kembali bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi DTL2526112428A1 dan digunakan dengan cara dioleskan 3–4 kali sehari pada area yang mengalami nyeri atau memar. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan tidak disarankan pada luka terbuka atau area sensitif seperti selaput lendir.
Menjaga Konsistensi Tanpa Mengorbankan Kesehatan
Pada akhirnya, menjaga gaya hidup aktif bukan hanya soal konsistensi berolahraga, tetapi juga tentang bagaimana merawat tubuh secara menyeluruh. Cedera mungkin tidak selalu bisa dihindari, tetapi dampaknya dapat diminimalkan dengan penanganan yang tepat.
Dengan pemahaman yang baik, disiplin dalam pemulihan, serta dukungan produk yang relevan seperti Thrombovoren Emulgel, masyarakat tetap dapat menjalani aktivitas fisik dengan nyaman dan aman.
Peluncuran ini sekaligus menegaskan komitmen PT Tunggal Idaman Abdi dalam menghadirkan inovasi produk kesehatan yang adaptif terhadap kebutuhan gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin dinamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







