Womanindonesia.co.id – Mendapat diagnosis penyakit berat adalah momen yang mengubah segalanya. Tiba-tiba, kamu dihadapkan pada tumpukan informasi medis yang membingungkan, pilihan pengobatan yang tidak sedikit, dan pertanyaan besar yang menghantui: sudahkah saya mendapat penanganan terbaik?
Pertanyaan itulah yang mendorong ratusan ribu warga Indonesia setiap tahunnya memilih untuk mencari pengobatan ke luar negeri – dan Malaysia, khususnya melalui jaringan rumah sakit IHH Healthcare Malaysia, menjadi salah satu destinasi utama yang mereka percaya.
Satu dari Tiga Pasien Internasional Mereka adalah Orang Indonesia
Angka ini mungkin akan mengejutkanmu. Dari total sekitar 1 juta pasien internasional yang ditangani IHH Healthcare Malaysia setiap tahunnya, 300 ribu di antaranya berasal dari Indonesia. Artinya, proporsinya mencapai satu banding tiga, sebuah angka yang sangat signifikan dan mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan di Malaysia.
“Kami merasakan bahwa Indonesia adalah sebuah destinasi atau market yang sangat penting karena kepercayaan yang telah diberikan kepada rumah-rumah sakit kami,” ujar Khairul Annuar Yusof, Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia dalam acara Malaysia Healthcare Expo 2026 di Central Park, Jakarta, Kamis (7/5).
Kepercayaan itu bukan sesuatu yang instan terbentuk. IHH Healthcare Malaysia adalah jaringan rumah sakit dengan rekam jejak panjang, yang kini memiliki 18 rumah sakit di seluruh Malaysia. Dua belas di antaranya masuk dalam daftar bergengsi World’s Best Hospitals 2026 versi Newsweek. Tahun ini pun mereka berhasil meraih Healthcare Asia Awards 2026 dan GlobalHealth Asia-Pacific Awards 2026 – pengakuan internasional yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Tiga Penyakit Berat yang Paling Banyak Ditangani
Lalu, kondisi apa yang paling banyak membawa pasien Indonesia datang ke Malaysia? Menurut dr. Candrati Sukardji, Indonesia Sales Lead IHH Healthcare Malaysia, ada tiga kategori besar yang mendominasi.
“Kasus yang terbanyak itu adalah kanker, kemudian jantung, dan ortopedi. Itu yang terbanyak,” tegasnya.
Mari kita bahas satu per satu, karena ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda dan alasan tersendiri mengapa penanganannya sering dicari hingga ke luar negeri.
Kanker adalah penyakit yang membutuhkan pendekatan multidisiplin – artinya tidak cukup hanya satu dokter, melainkan tim ahli dari berbagai spesialisasi yang bekerja bersama. Mulai dari onkologi, bedah, radiologi, hingga patologi, semuanya harus terkoordinasi dengan baik. IHH Healthcare Malaysia memiliki Centres of Excellence (Pusat Unggulan) khusus untuk perawatan kanker, yang dilengkapi teknologi diagnostik dan terapi terkini serta tim dokter berpengalaman di bidangnya.
Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi seperti penyempitan pembuluh darah, gagal jantung, atau kelainan katup jantung membutuhkan tindakan yang presisi dan fasilitas yang mumpuni – mulai dari kateterisasi, pemasangan stent, hingga operasi bypass jantung terbuka. IHH Healthcare Malaysia menyediakan layanan kardiologi komprehensif dengan teknologi canggih dan tingkat keberhasilan yang tinggi.
Ortopedi mencakup masalah tulang, sendi, dan otot – dari penggantian sendi lutut dan pinggul, hingga penanganan cedera tulang belakang yang kompleks. Kasus-kasus ortopedi berat kerap membutuhkan implant berkualitas tinggi dan teknik bedah minimal invasif yang tidak selalu tersedia merata di berbagai daerah di Indonesia.
Selain tiga kondisi utama tersebut, kasus fertilitas atau kesuburan juga menjadi salah satu yang kini semakin banyak ditangani untuk pasien Indonesia – sebuah kategori yang sering kali membutuhkan penanganan jangka panjang dan teknologi reproduksi yang sangat spesifik.
Mencari Second Opinion: Langkah Bijak, Bukan Tanda Keraguan
Banyak yang salah paham: pergi berobat ke luar negeri bukan berarti tidak percaya pada dokter di Indonesia. Justru sebaliknya, mencari second opinion – atau pendapat medis kedua – adalah tindakan yang sangat dianjurkan, terutama untuk kasus-kasus berat.
“Pasien-pasien kami datang dari Indonesia pertama adalah untuk second opinion, untuk kasus-kasus yang berat, untuk mendapatkan opini kedua setelah mereka mendapatkan opini di Indonesia,” jelas dr. Candrati.
Second opinion memberimu gambaran yang lebih lengkap. Mungkin hasilnya sama dengan diagnosis awal dan itu justru memberimu keyakinan penuh untuk menjalani pengobatan. Atau, mungkin ada opsi penanganan lain yang belum diketahui sebelumnya. Dalam kasus penyakit berat seperti kanker atau jantung, satu informasi tambahan bisa berarti perbedaan yang sangat besar.
Konektivitas yang Memudahkan, Bukan Mempersulit
Salah satu kekhawatiran umum soal berobat ke luar negeri adalah soal jarak dan kemudahan akses. Namun, Malaysia – khususnya kota-kota seperti Kuala Lumpur, Penang, dan Johor – justru sangat mudah dijangkau dari Indonesia.
“Ada direct flight dari Jakarta dan Surabaya ke beberapa kota di Malaysia seperti Kuala Lumpur, Penang, dan Johor,” ujar dr. Candrati. Penerbangan langsung tanpa transit ini memangkas kelelahan perjalanan – sesuatu yang sangat berarti bagi pasien dengan kondisi kesehatan berat.
Tidak hanya soal penerbangan, IHH Healthcare Malaysia juga menjamin kemudahan koordinasi sejak sebelum pasien berangkat hingga kembali ke tanah air. Melalui kantor perwakilan di Jakarta – Kuningan City Mall, Surabaya, Medan, dan Batam, pasien dan keluarga bisa mendapatkan bantuan menyeluruh: konsultasi awal, rekomendasi dokter yang sesuai kondisi, pengaturan penjemputan di Malaysia, hingga rekomendasi hotel yang dekat dengan rumah sakit.
“Antar kami nanti siap melayani semua yang dibutuhkan, informasi yang dibutuhkan oleh para pasien di sini,” tambah dr. Candrati.
Ekosistem Lengkap: Dari Asuransi hingga Pemulihan
Berobat untuk penyakit berat bukan perjalanan satu hari. Ada proses panjang yang melibatkan banyak pihak – dokter, keluarga, perusahaan asuransi, hingga proses pemulihan pascaoperasi. IHH Healthcare Malaysia memahami hal ini dan membangun ekosistem pendukung yang komprehensif.
Mereka bekerja sama dengan berbagai penyedia asuransi dan mitra ekosistem, termasuk Tourism Malaysia, untuk memastikan perjalanan pasien terkoordinasi dengan baik dari awal hingga akhir. Tersedia pula layanan khusus dan lounge pasien internasional yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan selama proses perawatan – karena kondisi emosional dan kenyamanan pasien ikut berpengaruh pada proses pemulihan.
Bagi perusahaan atau korporasi yang ingin menjalin kerja sama, misalnya untuk program layanan kesehatan karyawan – IHH Healthcare Malaysia pun membuka pintu kolaborasi melalui kantor perwakilan yang ada.
Mulai dari Informasi yang Tepat
Jika kamu atau seseorang yang kamu kasihi sedang berjuang melawan kanker, memiliki masalah jantung yang serius, atau membutuhkan operasi ortopedi yang kompleks, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mendapatkan informasi selengkap mungkin.
Jangan biarkan ketidaktahuan menjadi penghalang untuk mendapat penanganan terbaik. Semakin banyak informasi yang kamu miliki, semakin percaya diri keputusan yang akan kamu ambil – baik untuk melanjutkan pengobatan di dalam negeri maupun mempertimbangkan opsi di luar negeri.
Karena dalam menghadapi penyakit berat, setiap keputusan sangat berarti. Dan keputusan terbaik selalu lahir dari informasi yang benar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







