Peringati Hari Kartini Komunitas Indonesia Trip Sarapan Pagi Bersama

WomanIndonesia.co.id – Ada banyak cara yang dilakukan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April hari ini. Nah, bertepatan di Hari Kartini ini, Komunitas Indonesia Trip (KIT) menggelar Sarapan Pagi Bersama bertajuk “Happy Breakfast 1st Anniversary KIT” di McDonald’s TB Simatupang, Jakarta, Minggu (21/4).

Sarapan pagi bersama keluarga besar KIT yang disupport oleh Mcdonald’s Indonesia ini sekaligus merayakan 1 tahun perjalanan KIT. Sarapan Pagi Bersama ini berlangsung meriah dan penuh kegembiraan.

Sejumlah anak-anak yang ikut berpartisipasi mengenakan busana adat daerah yang berbeda-beda. Para KITers juga dihibur dengan berbagai rangkaian acara menarik yakni tari-tarian adat dan lagu daerah yang dibawakan oleh anak-anak, sesi doorprize dan foto bersama.

Founder KIT, Yeffi Rahmawati mengungkapkan alasan dilakukannya acara tersebut. Jika dilihat dari segi kesehatan kata Evi berbagai penelitian menunjukkan bahwa sarapan memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nutrisi harian setiap orang.

“Mengapa Sarapan Pagi Bersama? Selain sarapan menjadi yang penting untuk memulai hari, sarapan menjadi sumber energi tubuh,” ujar Evi kepada WomanIndonesia.co.id di Mcdonald’s TB Simatupang, Jakarta, Minggu (21/4).

Selain itu lanjut Evi lewat sarapan bersama kita bisa saling berkomunikasi sehingga bonding terbentuk dan semakin kuat.

“Bila dilakukan sarapan secara bersama, tentunya dapat menimbulkan komunikasi dan bonding diantara keluarga. Ketika Sarapan Pagi Bersama dilakukan dengan KIT, maka insya Allah juga akan tercipta lebih dekat kebersamaan dengan teman-teman di KIT,” ujar ibu satu anak ini.

Komunitas Indonesia Trip (KIT) adalah sekumpulan anak bangsa yang mempunyai frekuensi yang sama dalam mengaktualisasikan pariwisata, seni, dan budaya setempatnya. Kecintaan pada minat yang sama tersebut dituangkan dalam sebuah kegiatan berbagi dan belajar bersama melalui karya grafis dan tulisan.

Berawal dari bincang santai Aldi Prihardi (Jakarta), Yeffi Rahmawati (Jakarta), dan Tavip Budiono (Bali) setahun yang lalu di salah satu akun jejaring sosial facebook maka hingga saat ini telah bersinergi sekitar 4.500 anggota.

Dalam perjalananya dengan terbentukya admin di jejaring sosial Komunitas Indonesia Trip, kegiatan-kegiatan dalam komunitas ini mulai terbentuk diantaranya, sharing dan discussion karya grafis, photo appreciaton dan challenge, serta fun trip.

“Alhamdulillah seiring perjalanan, kegiatan KIT cukup banyak mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan mulai dari partisipasi para aggotanya hingga pihak di luar komunitas yang Ingin bersinergi dalam kegiatan yang di lakukan KIT,” jelas Aldi Prihardi, Co-Founder KIT.

Kenggotaan saat ini di KIT adalah bersifat terbuka artinya siapapun dapat menjadi anggota dalam akun group Komunitas Indonesai Trip (KIT) untuk berkontribusi dalam sharing karya-karya foto, video, dan cerita narasi perjalanan trip nya di jejaring sosial facebook dan setiap saat juga dapat keluar jadi tidak mengikat.

Photo Challenge

Setiap bulannya KIT memilih karya-karya foto terbaik untuk mendapatkan frame apresiasi dari Komunitas Indonesia Trip. Photo Challenge juga diadakan untuk tema-tema khusus seperti tema-tema hari besar keagamaan dan hari besar nasional seperti hari anak, hari buruh, dan hari kemerdekaan.

Fun Trip

Fun trip yang diadakan Komunitas Indonesia Trip selalu di kemas dengan kemasan edukatif akan kearifan lokal wisata setempat dan sharing seputar teknis fotografi.

Beberapa destinasi dalam tahun ini yang sudah di kunjungi KIT diantaranya : Wisata Situ Cileunca (Pengalengan, Jawa Barat), Wisata Alam Mandalawangi (Cipanas, Jawa Barat), Wisata Budaya Suku Baduy (Lebak Banten, Jawa Barat), Wisata Desa Lebak Muncang (Ciwidey, Jawa Barat), Wisata Pantai Karang Taranje dan Tanjung layer (Sawarna, Jawa Barat), dan Wisata Alam Cileteuh Taman Bumi, (Sukabumi, JawaBarat).

Tahun 2019 Komunitas Indonesia Trip masih fokus untuk explorasi pariwisata, seni, dan budaya Jawa Barat, diantaranya destinasi Wisata Kampung Naga (Tasikmalaya), Kampung Ciptagelar (Sukabumi), Wisata Budaya Kesultanan (Cirebon dan Banten), Wisata Alam Ujung Kulon, Wisata Alam Situ Gunung Sukabumi, dan masih banyak lainnya.

“Melalui fun trip yang sudah berjalan saya berharap kegiatan tersebut dapat mendorong rekan-rekan KIT di daerah untuk dapat mengadakan fun trip dengan mengeksplore daerah wisatanya masing-masing secara bersama-sama dan memamerkan hasil dokumentasi fun trip-nya di akun KOMUNITAS INDONESIA TRIP (KIT), serta KIT dapat terus bersinergi dengan banyak kalangan untuk menghasilkan sebuah energi kreativitas yang lebih baik,” pungkas Evi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *