Taiwan Perkenalkan Teknologi Mempercepat Penyembuhan Luka

WomanIndonesia.co.id – Pemerintah Taiwan semakin serius dalam menjalankan Proyek Pengembangan Citra Industri Taiwan/The Taiwan Industry Image Enhancement Project (IEP project).

Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan/Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dipercaya untuk mengeksekusi proyek ini. Melihat potensial dan kebijakan kepedulian di Indonesia untuk industri kesehatan, pertama kalinya inovasi alatk kesehatan Taiwan hadir di Hospital International Expo 2019 di Jakarta pada 23 sampai 26 Oktober mendatang.

Menggandeng Taiwan Excellence, acara ini memiliki variasi tampilan dari produk tunggal ke solusi total.

“Faktanya pasar Indonesia adalah pasar yang berpotensi untuk industri kesehatan, dengan potential pertumbuhan tertinggi di basis sektor kepedulian dan management fasilitas kesehatan dan saat ini, kebanyakan dari merk Taiwan Excellence telah siap untuk ikut kolaborasi bilateral dan mencari partner untuk mengembangkan distribusi di Pasar Indonesia,” kata John C Chen, Duta Besar dari Taiwan.

Taiwan Excellence berharap dapat memenuhi kebutuhan yang mendesak dalam perkembangan media Indonesia saat ini.

Salah satu produknya yaitu Simo Negative Pressure Wound Theraphy System dan LeniScar Silicone Stick untuk Kulit.

Teresa Yeh, Sales Senior Manager Biomedical Product Business Division BenQ Materials Corporation menjelaskan, Simo Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) System dan LeniScar Silicone Stick merupakan technologi kecantikan untuk kulit kita yang rusak dan mudah dibawa kemana-mana.

Kedua alat tersebut, sama-sama di fungsikan ke bagian kulit namun memiliki fungsi yang berbeda-beda.

“Simo NPWT System dapat digunakan untuk penyembuhan luka pada luka akut, kronis dan luka bakar sedangkan LeniScar Silicone Stick merupakan perawatan silicon topikal yang mudah digunakan dan dimaksudkan untuk mengurangi bekas luka pertrofik dan keloid yang ditandai dengan penampilan yang timbul dari permukaan kulit atau berubah warna,” jelas Teresa saat ditemui di Hospital International Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (23/10).

Simo NPWT System adalah alat yang ringan dan kecil yang dapat dimasukkan kedalam kantong pasien, dapat sebagai cara sederhana untuk melanjutkan terapi luka di luar rumah sakit dengan biaya lebih sedikit.

Simo NPWT System memiliki keunggulan selain mudah digunakan, meningkatkan peningkatan sirkulasi darah dan manajemen eksudat, sederhana dan gesit, indikator cerdas untuk pemberitahuan berganti, tekanan negative dengan status tampilan warna dan kenop penginderaan, dan tahan air sehingga diperbolehkan kena air.

Alat ini dapat diapplikasikan pada luka kronis, kaki diabetes, bisul bentol, luka akut dan tidak akut, luka trauma, bekas operasi dan cangkok, luka bakar sebagian.

“Penggunaan Simo NPWT berfungsi mempercepat penyembuhan luka, misalnya luka proses penyembuhan 10 hari bisa jadi lebih singkat 3 – 4 hari. Mempercepat penyembuhan luka hingga 30 persen,” jelas Teresa.

Cara penggunaannya mudah hanya seperti dengan penempelan koyo lalu di koneksikan dengan pompa, dan melanjutkan perawatan negative melalu pompa. Untuk indikator dapat dilihat melalui warna dari mesin, sensing knob, dan pola pada kertas.

“Simo NPWT System ini mengandung serat penyerap super accusation yang berfungsi menyerap kelembaban pada luka kemudian dibantu dengan alat yang berfungsi memperlancar peredaran darah. Pemakaian alat ini selama 7 hari tanpa dilepas. Tidak hanya menyerap kelembaban, alat ini juga berfungsi sebagai barrier sehingga bakteri tidak bisa masuk,” jelas Teresa.

Sedangkan LeniScar Silicone Stick lebih kepada fungsi estetika. LeniScar Silicone Stick merupakan alat yang digunakan untuk mengurangi bekas luka pada kulit.

“Alat ini dapat digunakan pada saat masih menggunakan make-up dan tidak terlihat, merupakan formula silikon yang canggih dengan vitamin C & E, bebas bau dengan kering sendirinnya, melembapkan pagi dan malam, inovasi bekas luka yang baik jadi tidak perlu lagi jel atau krim yang berantakan,ideal untuk luka di wajah, leher,sendi, siku, lutut, dan luka yang dilindungi dengan rambut,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *