Indeks
Cerita Kita
Friday, February 27, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home News Economics & Culture

Motif Batik yang Dilarang Dipakai Ke Pernikahan Kaesang

Ditulis oleh Andi Mardana
12 December 2022 wi
in Economics & Culture, Fashion, Nasional, News
Motif Batik yang Dilarang Dipakai Ke Pernikahan Kaesang_Womanindonesia.co.id

Batik Parang/Istimewa

76
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Womanindonesia.co.id – Putra bungsu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kaenag Pangarep melangsungkan akad nikah dengan kekasihnya Erina Gudono pada Sabtu (10/12) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam prosesi pernikahan tersebut terdapat beberapa aturan yang mesti diperhatikan oleh para tamu undangan, seperti motif batik yang tak boleh atau dilarang digunakan saat menghadiri acara sakral tersebut.

Lantas, motif batik seperti apakah yang dilarang dipakai ke pernikahan Kaesang tersebut? Berikut ulasannya.

Motif Batik yang Dilarang Dipakai Ke Pernikahan Kaesang

Para tamu yang menghadiri proses pernikahan Kaesang tidak diperkenankan memakai batik motif parang atau lereng.

“Untuk masuk Puro Mangkunegaran nggak boleh pakai batik motif parang atau lereng,” ucap Gibran Rakabuming Raka, dilansir detikJateng, Senin (12/12).

Motif Batik yang Dilarang Dipakai Ke Pernikahan Kaesang_Womanindonesia.co.id
Pernikahan Kaesang Pangarep/Istimewa

Aturan tersebut langsung dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegoro X. Menurutnya, hal tersebut memang sudah lama diatur dalam adat Mangkunegaran.

“Aturan dari Kanjeng Gusti (Mangkunegoro X) yang menyarankan. Aturan dari Puro,” kata Gibran.

Selain batik motif parang yang dilarang dipakai tamu pernikahan Kaesang, Ketua Komunitas Solo Societeit itu mengatakan ada motif lain yang pantang atau tidak boleh dipakai untuk menghadiri acara pernikahan.

Bila batik motif ini dipakai di acara pernikahan akan terkesan mendoakan sesuatu yang buruk.

Pemerhati sejarah Kota Solo, Dani Saptoni, menjelaskan motif batik parang hanya dipakai para raja. “Batik parang khusus untuk pakaian raja-raja, pangeran, keluarga inti raja. Motifnya miring-miring itu,” ujarnya.

Dani menjelaskan motif batik sangat banyak dan mengandung kesan sendiri-sendiri. Setiap motif batik punya kekhususan penggunaan maupun larangan penggunaannya. Sehingga masyarakat harus jeli saat akan memakai batik.

“Contohnya motif parang yang khusus untuk raja. Nganten nggo parang ora entuk. Dalam tradisi masyarakat Jawa itu perwujudan pertentangan eksistensi kerajaan Mataram zaman dulu. Parang dengan lereng sama,” terangnya.

Dalam tradisi Keraton Yogyakarta, batik motif parang, seperti Parang Rusak Barong, Parang Rusak Gendreh, Parang Klithik, Semen Gedhe Sawat Gurdha, Semen Gedhe Sawat Lar, Udan Liris, Rujak Senthe, Parang-parangan, Cemukiran, Kawung, dan Huk merupakan Awisan Dalem atau motif larangan. Berkaitan dengan hal tersebutt, penggunaannya pun terikat oleh aturan tertentu.

Motif Batik yang Dilarang Dipakai Ke Pernikahan Kaesang_Womanindonesia.co.id
Ilustrasi batik parang/Istimewa

Dikutip dari laman resmi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, aturan penggunaan motif parang tertuang dalam “Rijksblad van Djokjakarta” tahun 1927 tentang Pranatan Dalem Bab Jenenge Panganggo Keprabon Ing Kraton Nagari Yogyakarta.

Dalam nyamping atau bebet, aturan penggunaan motif parang sebagai batik larangan adalah sebagai berikut.

  • Parang Rusak Barong ukuran lebih dari 10 cm hingga tak terbatas hanya boleh dikenakan oleh raja dan putra mahkota.
  • Parang Barong ukuran 10-12 cm dipakai oleh putra mahkota, permaisuri, Kanjeng Panembahan dan istri utamanya, Kajeng Gusti Pangeran Adipati dan istri utamanya, putra sulung sultan dan istri utamanya, putra-putri sultan dari permaisuri, dan patih.
  • Parang Gendreh ukuran 8 cm dipakai oleh istri sultan (ampeyan dalem), istri putra mahkota, putra-putri dari putra mahkota, Pangeran Sentana, para pangeran dan istri utamanya.
  • Parang Klithik ukuran 4 cm ke bawah dipakai oleh putra ampeyan dalem, dan garwa ampeyan (selir putra mahkota), cucu, cicit/buyut, canggah, dan wareng.

Recommended By Editor

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia

Pintu Futures Sediakan Lima Fitur Unggulan, Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto

Cassandra Lee Rekomendasikan Parfum Lokal Favorit untuk Gen Z yang Aktif dan Percaya Diri

Hillary Lasut Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share30Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia_Womanindonesia.co.id
Activity

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia

4 days ago
Kompetisi Akhir Tahun sebagai Cara PINTU Mendorong Literasi dan Partisipasi Trading Crypto di Indonesia_Womanindonesia.co.id
Financial

Pintu Futures Sediakan Lima Fitur Unggulan, Perketat Manajemen Risiko Trading Derivatif Crypto

1 week ago
Cassandra Lee Rekomendasikan Parfum Lokal Favorit untuk Gen Z yang Aktif dan Percaya Diri_womanindonesia.co.id
Beauty

Cassandra Lee Rekomendasikan Parfum Lokal Favorit untuk Gen Z yang Aktif dan Percaya Diri

2 weeks ago
Hillary Lasut Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026_womanindonesia.co.id
News

Hillary Lasut Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U23 & Youth 2026

2 weeks ago
Rezky Aditya Serius Jalankan Bisnis Padel_womanindonesia.co.id
Entertaintment

Rezky Aditya Serius Jalankan Bisnis Padel

2 weeks ago
Godrej Dukung Peran Perempuan dalam Aksi Iklim_womanindonesia.co.id
Economics & Culture

Godrej Dukung Peran Perempuan dalam Aksi Iklim

2 weeks ago
Next Post
Bagaimana Pohon Cemara Menjadi Simbol Natal?_womanindonesia.co.id

Bagaimana Pohon Cemara Menjadi Simbol Natal?

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist