Visa Gencarkan Dekade Baru Pemberdayaan Perempuan

WomanIndonesia.co.id – Dalam rangka Bulan Perempuan Internasional, Visa mengumumkan dua kemitraan baru dalam rangka memperkuat komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan.

Hand In Hand International dan IFundWomen akan bekerja sama dengan Visa dalam menyediakan program edukasi dan pendanaan bagi pelaku usaha perempuan di seluruh dunia untuk membantu mereka membangun dan mengembangkan bisnisnya.

Saat ini, jumlah pelaku usaha perempuan di seluruh dunia meningkat lebih cepat dibandingkan jumlah pelaku usaha laki-laki1, di mana lebih dari 250 juta perempuan yang menjalani usaha sendiri di seluruh dunia.

“Perempuan semakin berperan dalam menggerakkan perekonomian di seluruh dunia dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Al Kelly CEO dan Chairman Visa dalam siaran persnya Selasa (25/3).

“Visa berkomitmen memanfaatkan kekuatan jaringan, merek, dan sumber daya finansial kami untuk mendukung pelaku usaha perempuan dalam mengejar impian mereka,” sambung Al Kelly.

IFundWomen merupakan platform pendanaan dan edukasi yang menyediakan akses permodalan melalui bantuan dana dan crowdfunding, pelatihan dengan para ahli, dan jaringan pelaku usaha perempuan. Kemitraan baru Visa bersama dengan IFundWomen bertujuan membantu para pelaku usaha perempuan mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan melalui serangkaian kompetisi pendanaan.

Hand in Hand International sebagai bagian dari misi perusahaan untuk mendorong pelaku usaha, bisnis, dan perekonomian, Visa meluncurkan kemitraan tiga tahun dengan Hand in Hand International. Hand in Hand International adalah organisasi nirlaba global yang berfokus pada pengembangan ekonomi di Afrika, Asia Selatan dan Timur Tengah dengan nilai kerja sama sebesar USD 2,4 juta.

Kemitraan Visa dan Hand in Hand International bertujuan menyediakan edukasi bisnis dan memperluas akses terhadap layanan keuangan ke lebih dari 10.000 usaha mikro di Kenya, yang mana 75% usaha mikro dikelola oleh perempuan.

Kemitraan ini diharapkan akan memajukan pemberdayaan ekonomi perempuan, yang memiliki manfaat yang berlipat3 mendorong pertumbuhan ekonomi dan hasil pembangunan yang lebih baik.

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia mengungkapkan program pemberdayaan perempuan juga sudah gencar diinisiasi Visa di Indonesia melalui program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak.

“Sejak tahun 2017, program literasi keuangan #IbuBerbagiBijak digelar, dengan dukungan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, dan telah menjangkau raturan ribu perempuan di seluruh Indonesia. Tahun lalu, kami menggelar pelatihan #IbuBerbagiBijak yang menyasar para pelaku usaha perempuan di Bandung dan Yogyakarta,” terangnya.

Dikatakan Riko, para pelaku usaha perempuan yang ia jumpai saat pelatihan tersebut mengaku kesulitan mengakses permodalan untuk mendanai, menjalankan, dan mengembangkan bisnis mereka.

“Berkaca dari hal tersebut, tahun ini kami berencana memperluas manfaat #IbuBerbagiBijak tidak hanya seputar manajemen keuangan, tetapi juga sharing strategi memperoleh akses permodalan bagi pelaku usaha perempuan untuk membantu mereka mengembangkan bisnisnya,” ungkap Riko.

Visa telah mewujudkan komitmen jangka panjang untuk memberdayakan perempuan melalui serangkaian kemitraan, program, dan sponsor. Inisiasi terbaru perusahaan meliputi:

Pemberdayaan Pelaku Usaha Perempuan:

  • Female Founder Collective: Kemitraan Visa dengan Female Founder Collective yang didirikan oleh Rebecca Minkoff telah memasuki tahun kedua. Untuk memulai program ini, Visa akan menyelenggarakan pelatihan bertepatan dengan Female Founders Day, melibatkan sejumlah pakar keuangan dan pembayaran digital untuk membahas strategi bagi para pelaku UMKM dalam mendapatkan pinjaman dan modal.
  • Women’s World Banking: Pada tahun 2017, Visa Foundation menyalurkan bantuan dana senilai USD 20 juta kepada Women’s World Banking untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil yang dikelola oleh perempuan dalam mengakses permodalan dan mengembangkan bisnis mereka. Program ini ditargetkan menjangkau satu juta pelaku usaha perempuan hingga akhir tahun 2020.
  • She’s Next, Empowered by Visa: Pada tahun 2019, Visa meluncurkan program pemberdayaan pelaku usaha perempuan, She’s Next, Empowered by Visa, yang meliputi sejumlah pelatihan di New York, Atlanta, Toronto, dan Cape Town saat penyelenggaraan World Economic Forum di Afrika Selatan.

She’s Next memanfaatkan merek dan jaringan Visa untuk memberdayakan pelaku usaha perempuan dengan instrumen yang berguna dalam membangun bisnis mereka yang pada akhirnya diharapkan dapat memberdayakan perempuan lain dalam komunitas.

Pemberdayaan Atlit Perempuan:

  • The SheBelieves Cup: Sebagai sponsor SheBelieves Cup, Visa akan mempersembahkan trofi MVP pertama untuk atlet paling inspiratif di pertandingan selama turnamen, dipilih oleh komite yang beranggotakan para mantan atlet pesepakbola perempuan.

Visa juga akan menyelenggarakan pelatihan Practical Money Skills dalam acara SheBelieves Summit, yang membahas pentingnya literasi keuangan dan perencanaan keuangan demi kesuksesan finansial di masa depan.

  • The Second Half: Terinspirasi oleh kemitraan Visa dengan UEFA Women’s Football dan FIFA Women’s World CupTM, Visa baru saja mengumumkan peluncuran The Second Half; sebuah program pengembangan karir untuk mendukung atlet pesepakbola perempuan di Eropa memiliki karir tambahan.
  • Olympic dan Paralympic Games: Visa mensponsori atlet Olympic dan Paralympic, di mana lebih dari 50% atlet perempuan bergabung dalam Team Visa sejak pertama kali dibentuk. Untuk ajang Tokyo 2020, Visa mendukung lebih dari 50 atlet Olympic dan Paralympic perempuan dari seluruh dunia.

Selain itu, menjelang Olympic Winter Games Beijing 2022, Visa bermitra dengan China Women’s Development Foundation dan Beijing Sport University meluncurkan program yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan untuk mengembangkan usaha kecilnya dan mendorong pembangunan sosial-ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan di Cina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *