Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengoleksi Barang

WomanIndonesia.co.id – Salah satu hobi yang lumayan digemari adalah mengoleksi sesuatu. Meskipun mengoleksi suatu kedengarannya mudah karena sering kali tidak disadari, namun ketika mulai mengoleksi sesuatu ada suatu kepuasan sendiri bagi pengoleksinya.

Salah satunya adalah Hunter Davies, penulis dari Confessions of a Collector: Or How to be a Part-Time Treasure Hunter, yang menuliskan kegemarannya dari mengoleksi barang. Ia menjabarkan bahwa ada tiga langkah untuk mulai mengoleksi barang. Yang pertama, mengakumulasi atau tidak membuang apapun.

“Barang-barang yang Anda miliki akan tampak bagus dan menarik atau memiliki nilai sejarah, dan Anda cukup simpan di folder atau di lemari,” katanya.

Davies cerita, bahwa ia menyimpan seluruh disket pajaknya sejak 1960 karena ia berpikir kenapa harus membuangnya. Akhirnya kaset tersebut pun menjadi barang koleksinya.

Langkah yang kedua adalah memiliki hasrat membeli sesuatu. Semisalnya ketika pergi ke suatu tempat lalu mulai mencari sesuatu untuk ditambah ke koleksi. Davies juga bercerita pada tahap ini ia mulai membeli disket pajak yang ia temukan pasar diskonan.

Sementara yang terakhir, adalah ketika seseorang mulai membeli barang yang sudah dimiliki karena ingin memiliki kopiannya. Itu dimaksudkan jika suatu saat barang itu hilang ada penggantinya atau karena barang tersebut sangat berharga sehingga perlu replika.

Davies juga mengajurkan ke pada para kolektor pemula untuk tidak berpikir menjadi barang koleksi sebagai investasi, karena tidak semua barang koleksi memiliki nilai yang tinggi.

“Aku mengoleksi perangko saat masih kecil dan memulainya lagi ketika dewasa. Aku melanggar semua aturanku dan mulai membeli perangko bukan karena suka, tetapi karena orang bilang itu akan memiliki nilai yang tinggi. Tapi nyatanya tidak,” cerita Davies.

Ia menambahkan, bahkan ketika menjual perangko tersebut ia hanya mendapatkan seperempat dari harga yang ia beli. “Ketika kau membeli untuk alasan keuangan, kau bukan kolektor lagi,” katanya.

Dari cerita itu ia juga menyarankan untuk mengoleksi barang yang disukai karena nilainya untuk seseorang murni untuk kepuasan. Semisalnya menyukai buku, dapat mulai mengoleksinya. Atau menyukai berbagai barang sekaligus, dapat pula dilakukan karena Davies juga mengoleksi sekitar 20 barang berbeda dalam satu waktu.

“Aku mengoleksi tandatangan perdana menteri, memorabilia dan edisi pertama Beatrix Potter, surat-surat dan gambar Alfred Wainwright dan buku panduan Lake District,” cerita Davies. Namun koleksi terbesarnya adalah memorabilia Beatles, dengan memiliki sekitar 2,000 barang termasuk lirik, surat, poster hingga majalah yang memuat Beatles.
(eka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *