Indeks
Cerita Kita
Saturday, March 7, 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Economics & Culture
    • Entertaintment
    • Technology & Otomotive
  • Beauty
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Married
    • Parenting
    • Sex
  • Review
    • Books
    • Hotel & Resto
    • Movie
    • Travelling
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Event
#Quotes
Home Healthy Activity

Puasa Aman Bagi Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

Ditulis oleh Andi Mardana
26 April 2019 wi
in Activity, Healthy
Puasa Aman Bagi Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
77
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

WomanIndonesia.co.id – Bulan ramadan adalah kesempatan yang baik bagi umat muslim, termasuk pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) untuk menyempurnakan ibadah dan meraih berkah suci ramadan.

Meski begitu, hipoglikemia menjadi ancaman tersendiri bagi para pasien DMT2 di mana risiko hipoglikemia pada pasien DMT2 meningkat hingga 7,5 kali lipat sepanjang bulan ramadan. Olehnya itu, penting bagi pasien DMT2 untuk mengontrol kadar gula darah agar ibadah puasa dapat berjalan baik.

Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah normal, yaitu kurang dari 70 mg/dL. Gejala hipoglikemia adalah jantung berdebar, gemetar, kelaparan, keringat dingin, cemas, lemas, kesulitan mengontrol emosi dan kosentrasi, serta kebingungan.

Pada tahap berat (kadar glukosa <50mg/dL) pasien dapat kehilangan kesadaran, kejang, koma, gangguan fungsi pembuluh darah hingga kontraksi detak jantung yang berujung pada kematian.

Hasil studi EPIDIAR pada 2001 di 13 negara dengan populasi muslim besar, sample sebanyak 12.914 orang menunjukkan setidaknya 79% dari sample tersebut menjalani ibadah puasa saat ramadan.

Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) mengatakan selama ramadan, terjadi peningkatan insiden hipoglikemia yang signifikan pada pasien DMT2.

“Karena pasien DMT2 mengalami kekurangan zat gula dari makanan yang dicerna dan diserap, sehingga kadar gula dalam tubuh menurun secara drastis,” kata Prof. Ketut di Jakarta, Jumat (26/4).

Olehnya itu, lanjut Prof. Ketut sebelum menjalani puasa, penting bagi pasien DMT2 melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi manajemen puasa yang tepat dan meminimalisir risiko hipoglikemia.

Lebih lanjut Prof. Ketut menjelaskan, selain itu, upaya yang dapat dilakukan pasien DMT2 dalam menghindari hipoglikemia adalah menjalankan pola diet seimbang dan aktif beraktivitas fisik. Kemudian pasien DMT2 juga mesti rutin memantau kadar gula darah secara berkala serta melakukan perubahan pengobatan yang memicu pelepasan insulin secara berlebihan.

“Hipoglikemia bila tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kejang dan hilang kesadaran,” katanya.

Berdasarkan studi Aravind SR pada tahun 2011 dengan metode observasional menunjukkan 20% dari 1.378 pasien DMT2 mengalami hipoglikemia selama mengonsumsi sulfonilurea pada bulan puasa. Studi tersebut kemudian dilanjutkan pada tahun 2012, di mana Aravind melakukan perbandingan konsumsi kelas terapi DPP4i dengan sulfonilurea.

Hasil studi menunjukkan penggunaan kelas terapi DPP4i pada pasien DMT2 terbukti menurunkan risiko hipoglikemia sampai dengan 50% dibandingkan dengan sulfonilurea.

Medical Affairs Director Merck Sharp & Dohme (MSD), Indonesia, dr. Suria Nataatmadja mengatakan, tidak sedikit pasien DMT2 yang antusias menyambut ramadan dan bertekad untuk menunaikan ibadah puasa.

“Berdasarkan survei yang diadakan oleh MSD, 73% dokter setuju bahwa faktor budaya seperti puasa memengaruhi kendali kadar gula darah pasien DMT2,” kata dr. Suria.

Dalam mengendalikan kadar gula darah dan mencegah hipoglikemia, pasien DMT2 dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang melepaskan energi secara lambat seperti biji-bijian, beras merah, produk susu rendah lemak dan kacang-kacangan saat sahur dan buka puasa.

Selain itu, pasien DMT2 menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, meningkatkan asupan cairan selama jam tidak berpuasa, serta yang terpenting mengunjungi dokter Anda untuk mendapatkan rekomendasi manajemen diabetes selama bulan puasa.

Recommended By Editor

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas

Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Share31Tweet19Pin7

RELATED ARTICLES

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya_Womanindonesia.co.id
Food

Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Pemicu dan Cara Mengatasinya

4 hours ago
Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman_Womanindonesia.co.id
Parenting

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Dexbaby Hadir sebagai Solusi Perawatan yang Aman

9 hours ago
Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas_Womanindonesia.co.id
Food

Kiat Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas

3 days ago
Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia_Womanindonesia.co.id
Activity

Tips Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa yang Tepat untuk Lansia

1 week ago
Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia_Womanindonesia.co.id
Activity

Formula Rayakan 40 Tahun Inovasi untuk Kesehatan Gigi Indonesia

2 weeks ago
Mie Nyemek ala Banglahdes’e dan Jogja, Inovasi Indomie yang Merayakan Kreativitas Lokal_womanindonesia.co.id
Hotel & Resto

Mie Nyemek ala Banglahdes’e dan Jogja, Inovasi Indomie yang Merayakan Kreativitas Lokal

3 weeks ago
Next Post
Nikmati Indahnya Warna Keemasan Musim Gugur di Australia

Nikmati Indahnya Warna Keemasan Musim Gugur di Australia

WOMANINDONESIA

Informasi Terkini Untuk Perempuan Indonesia, Mulai Dari Kesehatan, Lifestyle, Keuangan, Fashion, Relationship, Food Review, Hot Issue Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Topik Pilihan

usus makan uang bahan nasi run kerja anak iu kai sehat kesehatan ibu aman erha bar Indonesia os Me sel ikan alam

Informasi

  • About Us
  • Career
  • Media Kit
  • Contact Us
  • Sitemap

Alamat Redaksi

PT. Komunikasi Perkasa Indonesia. Epicentrum Walk Lt. 3 Unit A306-A307 Kawasan Rasuna Epicentrum Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12960.

: halo@womanindonesia.co.id
: 0812 8877 7317
: +62 812 8877 7317
: +62 812 8877 7317

BLOGROLL

  • Womenpedia
  • Trend.co.id
  • Create.web.id
  • zonanusantara.com
  • Desa.or.id
  • RedJasa.com
  • School.sch.id
  • SEO.sch.id
  • SLI.sch.id
  • Urbanoir.net
  • YPI.ac.id
  • idkoe.com
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions
  • Indeks

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

No Result
View All Result
  • News
    • Entertaintment
    • Politics
    • Economics & Culture
    • Technology & Otomotive
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Fashion
    • Financial
  • Healthy
    • Activity
    • Food
    • Mood
  • Relationship
    • Dating
    • Parenting
    • Married
    • Sex
  • Review
    • Hotel & Resto
    • Books
    • Movie
    • Music
  • Inspirations
    • Profile
    • Story
  • K-POP
  • Motivasi
    • Jiwa Bahagia
  • Quotes
  • Event

© 2021 womanindonesia.co.id - All rights reserved. | DMCA.com Protection Status

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist